TADABUR

Tadabbur At-Taubah 28: Beda Karunia Kekayaan dan Karunia Keimanan

Non Muslim Aman di Negeri Islam
Kekayaan bukan tanda Allah SWT mencintai.

mukjizat.co – Tadabbur adalah hal yang hendaknya seorang muslim lakukan saat membaca al-qur’an. Banyak sekali manfaat dan keutamaan tadabbur saat kita tilawah yang tentu kita awal dengan memahami artinya. Marilah kita perlakukan contohnya dalam isi surat at-taubah berikut ini.

وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦٓ إِن شَآءَ

9:28. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki.

Kenapa Allah SWT menyebutkan “jika Dia menghendaki” ketika sedang menjelaskan tentang masalah kekayaan?

Allah SWT tidak menjanjikan kekayaan kepada semua orang yang beriman. Karena kaya tidak mesti seiring-sejalan dengan iman. Seseorang menjadi orang kaya tidak menunjukkan bahwa Allah SWT mencintainya.

Karena itulah, seseorang menjadi kaya atau miskin hanya tergantung dengan kehendak Allah SWT. Bukan tergantung dengan keimananya.

Allah SWT bisa memberikan kekayaan dunia kepada orang-orang yang Dia cintai maupun orang-orang yang Dia benci. Namun akan memberikan iman dan kesalihan hanya kepada orang-orang yang Dia cintai. Itulah beda karunia kekayaan dan karunia keimanan. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: As-Sa’di, 333

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf I Al-Anfal I At-Taubah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda