TADABUR

Tadabbur At-Taubah 19: Memakmurkan Masjid Jadi Tidak Bernilai

Kekalahan dalam Perang Hunain
Membanggakan hal yang tidak mengandung esensi.

mukjizat.co – Tadabbur adalah hal yang hendaknya seorang Muslim lakukan saat membaca Al-Qur’an. Banyak sekali manfaat dan keutamaan tadabbur saat kita tilawah yang tentu kita awal dengan memahami artinya. Marilah kita perlakukan contohnya dalam isi Surat At-Taubah berikut ini.

أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ ٱلْحَآجِّ وَعِمَارَةَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ كَمَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَجَٰهَدَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ لَا يَسْتَوُۥنَ عِندَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

9:19. Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam, kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang lalim.

Ayat ini menyebut bahwa orang-orang yang mengaku-aku sebagai orang-orang yang memakmurkan masjid sebagai orang-orang yang zalim disebabkan kesyirikan mereka.

Jadi perbuatan amalan mereka dalam memakmurkan masjid-masjid itu menjadi tidak bernilai apa-apa dengan adanya kesyirikan. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Katsir, 2/327

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf I Al-Anfal I At-Taubah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda