SOSIAL

Ayat Al-Qur’an yang Turun Sama dengan Usulan Umar bin Khattab

Ayat Al-Qur’an yang Turun Sama dengan Usulan Umar bin Khattab
Adanya beberapa ayat Al-Qur’an turun sama dengan pendapat Umar bin Khattab RA menunjukkan kemuliaan beliau.

mukjizat.co – Al-Qur’an turun pertama kali di Gua Hira’, pada tanggal 17 Ramadhan. Lalu proses turun Al-Qur’an berlangsung selama 23 tahun secara bertahap. Banyak ayat yang turun sesuai dengan peristiwa yang terjadi dan pertanyaan para sahabat, atau dinamakan asbabun nuzul. Ada beberapa ayat Al-Qur’an yang turun karena Umar bin Khattab RA.

Umar bin Khattab RA dan turunnya Al-Qur’an

Ada beberapa ayat yang turun sama dengan usulan dan pendapat Umar bin Khattab RA. Ulama sering menamakan ayat-ayat itu dengan istilah muwafaqat Umar.

Umar bin Khattab RA sendiri beberapa kali mengatakan, “Pendapatku sesuai dengan kehendak Allah SWT dalam tiga ayat.” Dalam riwayat lain, Umar bin Khattab RA juga mengatakan, “Pendapatku sesuai dengan kehendak Allah SWT dalam empat ayat.” Ada juga riwayat dalam ayat yang Umar bin Khattab RA maksud.

Berikut beberapa ayat yang turun setelah Umar bin Khattab RA mengatakan atau mengusulkan sesuatu.

Maqam Nabi Ibrahim AS

Maqam Nabi Ibrahim AS bukanlah kuburan beliau. Tapi tempat berdiri Nabi Ibrahim AS saat meninggikan bangunan Ka’bah bersama Nabi Ismail AS.

Umar bin Khattab RA pernah berkata, “Alangkah baiknya kalau kita jadikan Maqam Ibrahim AS sebagai tempat shalat.” Kemudian turun ayat yang mensyariatkan shalat di Maqam Ibrahim AS:

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

“Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat.” [Al-Baqarah: 125].

Menshalati orang munafik

Orang munafik adalah orang kafir yang pura-pura beriman dengan menampakkan amalan ibadah seperti umat Islam kebanyakan. Karena mereka kafir, maka sebenarnya tidak boleh menshalati mereka.

Rasulullah SAW pernah hendak menshalati salah seorang penduduk Madinah yang meningal dunia. Tapi kemudian Umar bin Khattab RA mengingatkan bahwa orang yang meninggal dunia itu adalah orang munafik. Nabi SAW tetap menshalatinya karena belum turun ayat yang melarangnya. Baru kemudian turun ayat yang melarang menshalati orang munafik:

وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ

“Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.” [At-Taubah: 84].

Tawanan perang Badar

Perang Badar adalah perang pertama umat Islam di Madinah melawan orang-orang musyrikin Mekah. Terjadi pada tahun 2 Hijriah. Umat Islam mendapatkan kemenangan walaupun jumlah mereka kecil. Banyak orang musyrikin Mekah yang tertawan.

Rasulullah SAW berdiskusi dengan beberapa sahabat, di antaranya Umar bin Khattab RA dan Abu Bakar Ash-Shidiq RA tentang apa yang akan mereka lakukan dengan para tawanan itu. Abu Bakar RA mengusulkan untuk membebaskan mereka dengan tebusan. Sedangkan Umar bin Khattab RA mengusulkan agar mereka semua dihukum mati karena umat Islam masih lemah.

Ternyata tak lama kemudian turun ayat Al-Qur’an yang memerintahkan untuk menghukum mati mereka, dan tidak menerima tebusan.

مَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَكُونَ لَهُ أَسْرَى حَتَّى يُثْخِنَ فِي الْأَرْضِ تُرِيدُونَ عَرَضَ الدُّنْيَا وَاللَّهُ يُرِيدُ الْآخِرَةَ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawi sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [Al-Anfal: 67].

Pakaian hijab untuk para istri Rasulullah SAW

Umar bin Khattab RA yang mengusulkan kepada Rasulullah SAW agar para ummahatul mukminin (ibunda umat Islam, yaitu para istri Rasulullah SAW) mengenakan pakaian khusus yang lebih rapat berbeda dengan wanita Muslimah lainnya. Maka turun ayat tentang perintah berhijab bagi ummahatul mukminin:

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” [Al-Ahzab: 59].

Menceraikan Istri Rasulullah SAW

Salah seorang putri Umar bin Khattab RA menjadi salah satu istri Rasulullah SAW. Beliau adalah Ibunda Hafshah RA. Terjadi dinamika dalam rumah tangga Rasulullah SAW yang kemudian akan menjadi pelajaran bagi umat Islam dalam membangun rumah tangga mereka.

Suatu kali Ibunda Hafshah RA membocorkan informasi terkait dengan pribadi Rasulullah SAW yang beliau sendiri sudah melarang agar tidak menyampaikannya kepada siapa pun. Umar bin Khattab RA marah dan mengancam putrinya bahwa bisa saja bagi Rasulullah SAW menceraikannya jika memang layak untuk diceraikan. Maka kemudian turun ayat yang berisi ancaman dan peringatan Allah SWT kepada para istri Rasulullah SAW:

عَسَى رَبُّهُ إِنْ طَلَّقَكُنَّ أَنْ يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِنْكُنَّ

“Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu.” [At-Tahrim: 5].

Silakan baca juga:

Demikianlah, sejak turun pertama kali di Gua Hira’, Al-Qur’an turun dengan berbagai proses selama 23 tahun dan bertahap. Ada ayat yang turun dengan asbabun nuzul, sesuai peristiwa yang terjadi, atau pertanyaan para sahabat. Ada juga beberapa ayat Al-Qur’an yang turun karena Umar bin Khattab RA, dan sesuai dengan usulan dan pendapat beliau. Ini adalah salah satu bukti kemuliaan Umar bin Khattab RA. (sof1/mukjizat.co).

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf I Al-Anfal

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

1 Comment

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda