PERISTIWA

Hari-Hari Terakhir Kehidupan Rasulullah SAW

Hari-Hari Terakhir Kehidupan Rasulullah SAW
Hak dan kewajiban adalah hal yang harus kita prioritaskan dalam hidup kita.

mukjizat.co – Apa yang Rasulullah SAW lakukan pada har-hari terakhir kehidupannya? Walaupun dalam keadaan sakit parah, Rasulullah SAW melakukan beberapa hal. Sudah tentu hal yang beliau sempatkan untuk beliau lakukan adalah sangat penting.

Memilih Rumah Ibunda Aisyah RA

Rasulullah SAW menderita sakit di akhir bulan Shafar tahun 11 H. Beliau diam saja merasakan penderitaanya. Namun akhirnya semakin parah dan tidak bisa keluar rumah. Saat itu beliau berada di rumah Ibunda Maimunah RA.

Ummahatul Mukminin menyetujui Rasulullah SAW untuk menjalani hari-hari sakitnya di rumah Ibunda Aisyah RA. Maka dengan kepala diikat kain, Rasulullah SAW dipapah Al-Fadhl bin Al-Abbas dan Ali bin Abi Thalib ke rumah Ibunda Aisyah. Badannya panas, sehingga Rasulullah SAW meminta disirami air berkali-kali.

Ketika panasnya turun, Rasulullah SAW meminta Al-Fadhl menuntunnya ke masjid untuk bertemu dengan para sahabat. Beliau duduk di mimbar, dan meminta Al-Fadhl menyeru para sahabat untuk datang ke masjid. Para sahabat sedih melihat keadaan fisik Rasulullah SAW yang sedang kesakitan tapi tetap ingin membina mereka.

Meminta Sahabat Menuntut Hak Mereka

Beliau memulai khutbahnya:

“Wahai para sahabat. Segala puji bagi Allah yang tiada tuhan selain-Nya. Siapa yang pernah aku cambuk punggungnya, silahkan menuntut balas kepadaku. Siapa yang pernah kucela, silahkan menuntut balas kepadaku. Aku tidak biasa menyimpan rasa permusuhan di dalam hati.

Sesungguhnya orang yang paling kucintai adalah orang yang menuntut haknya kepadaku jika dia memang memilikinya. Karena dia akan menjadikannya halal bagiku, sehingga aku bertemu Allah SWT dengan tenang hati. Sepertinya, seruanku ini tidak akan berhasil sehingga aku harus terus mengulanginya.”

Kemudian Rasulullah SAW turun dari mimbar untuk melaksanakan shalat zhuhr. Setelah itu beliau kembali duduk di atas mimbar, dan mengulangi apa yang diucapkannya sebelum shalat. Ada seseorang yang berdiri dan mengatakan, “Aku punya hak padamu 3 Dirham.” Maka Rasulullah SAW memerintahkan Al-Fadhl untuk memberinya 3 Dirham.

Membantu Sahabat Menuntaskan Kewajibannya

Rasulullah SAW juga bersabda, “Siapa yang mengambil sesuatu bukan haknya, maka hendaknya mengembalikannya. Jangan takut terungkap keburukannya, karena itu lebih baik daripada terungkap keburukannya di akhirat nanti.”

Maka seseorang berdiri dan mengatakan, “Aku mengambil 3 Dirham dari harta rampasan perang dengan cara yang tidak benar.” Maka Rasulullah SAW bertanya, “Kenapa kau mengambilnya?” Orang itu menjawab bahwa dia mengambilnya karena membutuhkannya. Maka Rasulullah SAW memerintahkan Al-Fadhl untuk mengambil 3 Dirham dari orang itu.

Membantu Sahabat Mewujudkan Keinginannya

Kemudian Rasulullah SAW mengatakan, “Wahai sahabatku, siapa di antara kalian yang mengkhawatirkan sesuatu pada dirinya, datanglah kepadaku untuk aku doakan.”

Maka beberapa orang datang dengan mengeluhkan bahwa diri mereka pembohong, berkata buruk, senang tidur, dan sebagainya. Maka Rasulullah SAW pun berdoa, “Ya Allah, karuniakan kepadanya berkata benar. Ya Allah, karuniakan kepadanya keimanan. Ya Allah, hilangkan senang tidurnya.”

Silakan baca juga:

Lalu ada seseorang datang dan mengatakan, “Ya Rasulullah, demi Allah, aku adalah seorang pembohong dan munafik. Segala keburukan pernah kulakukan.”

Maka Umar bin Khattab RA berkata, “Engkau membuka aibmu sendiri.” Rasulullah SAW pun bersabda, “Umar, terungkap keburukan di dunia lebih baik daripada terungkap keburukan di akhirat.” Kemudian Rasulullah SAW pun berdoa, “Ya Allah karuniakan kepadanya kebenaran dan keimanan. Ubahlah keburukannya menjadi kebaikan.”

Demikianlah beberapa hal yang Rasulullah SAW lakukan menjelang wafatnya. Di hari-hari terakhir kehidupannya, Rasulullah SAW menyempatkan diri melakukan hal yang mungkin kita anggap remeh saja. Ternyata bagi beliau, hal itu adalah sangat penting. (sof1/mukjizat.co).

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf I Al-Anfal

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda