TADABUR

Tadabur Al-A’raf 150: Rasa Cemburu Nabi Musa AS

Seperti Apa Seorang Muslim Berzikir?
Kenapa orang seperti ini mereka musuhi?

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَٰنَ أَسِفًا قَالَ بِئْسَمَا خَلَفْتُمُونِى مِنۢ بَعْدِىٓ

7:150. Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku!

Perkataan ini disampaikan Nabi Musa AS kepada Nabi Harun AS karena besarnya rasa cemburu Nabi Musa AS jika kaumnya berbuat dosa. Beliau juga merasa kasihan, dan sangat menginginkan kebaikan yang sempurna untuk kaumnya. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: As-Sa’di, 303

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda