TADABUR

Tadabur Al-A’raf 95: Penderitaan dan Kesenangan Bukan Kebetulan

Sebab Keistimewaan Bani Israil
Kondisi berubah karena ada yang mengubah, bertanyalah siapa yang mengubahnya?

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

ثُمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ ٱلسَّيِّئَةِ ٱلْحَسَنَةَ حَتَّىٰ عَفَوا۟ وَّقَالُوا۟ قَدْ مَسَّ ءَابَآءَنَا ٱلضَّرَّآءُ وَٱلسَّرَّآءُ فَأَخَذْنَٰهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

7:95. Kemudian Kami ganti kesusahan itu dengan kesenangan hingga keturunan dan harta mereka bertambah banyak, dan mereka berkata: “Sesungguhnya nenek moyang kami pun telah merasai penderitaan dan kesenangan”, maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan sekonyong-konyong sedang mereka tidak menyadarinya.

Kami ganti kesulitan dan kesusahan mereka dengan banyak kenikmatan sebagai bentuk ujian bagi mereka dalam dua kondisi. Susah dan senang.

Lalu ketika keturunan dan harta mereka sudah bertambah bnayak, mereka mengatakan bahwa para pendahulu mereka telah merasakan penderitaan dan kesenangan. Hal itu tidak berakibat apa-apa bagi mereka.

Dengan demikian, mereka menganggap bahwa apa yang mereka alami hanyalah kebetulan, dan bukan merupakan ujian dari Allah SWT. Sehingga kemudian Allah SWT menurunkan siksaan kepada mereka. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Juzai, 1/360

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda