TADABUR

Tadabur Al-A’raf 82: Kebencian yang Sangat Aneh

Seperti Apa Seorang Muslim Berzikir?
Saat keburukan tidak nyaman dengan adanya kebaikan.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓا۟ أَخْرِجُوهُم مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ

7:82. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: Usirlah mereka (Lut dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri.”

Imam Ibnul Qayyim mengatakan, “Perkataan kaum Nabi Luth AS (Usirlah mereka (Lut dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang menyucikan diri) itu sejenis dengan perkataan orang-orang yang membantai umat Islam dengan parit api:

“Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” [Al-Buruj: 8].

Seperti itulah yang dilakukan orang musyrik, mereka sangat kesal dengan orang yang beriman karena mengesakan Allah SWT dengan benar tanpa dicampuri kesyirikan.

Demikian juga ahlul bid’ah sangat benci kepada orang ahlussunnah yang mengikuti sunnah Rasulullah SAW tanpa dicampuri dengan pendapat tokoh-tokoh atau pendapat-pendapat yang bertentangan dengan sunnah tersebut.

Orang yang beriman dengan mengesakan Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW jika mereka sabar dengan kebencian orang musyrik dan ahlul bid’ah itu adalah sangat baik dan bermanfaat.

Sabar menghadapi mereka jauh lebih mudah dan ringan daripada menghadapi kemurkaan Allah SWT dan Rasulullah SAW saat mereka setuju dan mengikuti orang musyrik dan ahlul bid’ah. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Al-Qasimi, 5/141

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda