TADABUR

Tadabur Al-A’raf 75: Ulah Kaum Elit Kepada Kaum Lemah

Seperti Apa Seorang Muslim Berzikir?
Mungkin mereka juga tidak kuasa berhadapan dengan para nabi.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

قَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ لِلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِمَنْ ءَامَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَٰلِحًا مُّرْسَلٌ مِّن رَّبِّهِۦ ۚ قَالُوٓا۟ إِنَّا بِمَآ أُرْسِلَ بِهِۦ مُؤْمِنُونَ

7:75. Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka: “Tahukah kamu bahwa Saleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Saleh diutus untuk menyampaikannya”.

Kaum elit penguasa tidak berdialog dengan nabi Shalih AS. Mereka lebih berdialog dengan para pengikutnya untuk menguji kekuatan iman mereka, dan berusaha menebar keraguan dalam diri mereka.

Karena dialog mereka dengan para pengikut bertujuan untuk menggagalkan dakwah Nabi Shalih AS, maka sama saja mereka sedang berdialog dengan Nabi Shalih AS.

Kelompok elit ini disebutkan dengan ungkapan “yang menyombongkan diri” untuk menunjukkan buruknya kesombongan mereka, bahwa mereka merasa lebih mulia daripada orang-orang kebanyakan, dan mendorong orang-orang untuk merasa hina di hadapan mereka.

Ungkapan “yang menyombongkan diri” secara tidak langusng juga menunjukkan bahwa para pengikut Nabi Shalih AS berasal dari kalangan orang-orang lemah. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Asyur, 8/222

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda