TADABUR

Tadabur Al-A’raf 64: Kisah Keselamatan yang Ditunggu-tunggu

Sebab Keistimewaan Bani Israil
Bahasa Al-Qur'an memperhatikan perasaan pembacanya.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

فَكَذَّبُوهُ فَأَنجَيْنَٰهُ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًا عَمِينَ

7:64. Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).

Al-Qur’an mendahulukan kalimat “Kami selamatkan” sebelum kalimat “Kami tenggelamkan” untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada kisah diselamatkannya orang-orang yang beriman.

Gaya bahasa seperti ini juga untuk mempercapat kabar bahagia yang telah ditunggu-tunggu orang-orang beriman yang sedang mendengarkan kisah ini.

Karena sudah menjadi sunnatullah, ketika menghancurkan orang-orang musyrikin Allah SWT akan menyelamatkan rasul dan para pengikutnya yang beriman. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Asyur, 8/197

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.