TADABUR

Tadabur Al-A’raf 30: Kesesatan Tetap Tidak Dimaklumi

Sebab Keistimewaan Bani Israil
Sesat tapi merasa berada dalam kebenaran.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

إِنَّهُمُ ٱتَّخَذُوا۟ ٱلشَّيَٰطِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ

7:30. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.

Ayat ini menunjukkan bahwa seseorang bisa mendapat hidayah hanya karena karunia dan nikmat dari Allah SWT. Lalu jika dia tersesat, hal itu adalah karena Allah SWT sedang meninggalkannya saat dia menjadikan setan sebagai pelindungnya.

Orang itu bisa menjadikan setan sebagai pelindung disebabkan ketidaktahuan dan kezaliman yang hanya membuatnya tersesat. Padahal walaupun merasa berada dalam kebenaran, orang yang tersesat tetaplah tersesat. Kesesatannya tetap tidak dimaklumi. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: As-Sa’di, 287

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.