TADABUR

Tadabur Al-A’raf 8: Kenapa Perbuatan Ditimbang?

Aneh, Kebaikan Direlakan Demi Keburukan
Bagaimana Allah SWT membuktikan keadilannya?

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup. Berikut tadabbur ayat Surat Al-A’raf.

وَٱلْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ ٱلْحَقُّ ۚ فَمَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

7:8. Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Jika ada orang yang mempertanyakan, “Bukankah Allah SWT telah mengetahui ukuran amal perbuatan semua manusia, kenapa harus ditimbang pada Hari Kiamat?”

Kita bisa menjawab pertanyaan ini bahwa banyak hikmah dalam peristiwa penimbangan amal atau yang sering disebut dengan mizan. Di antaranya adalah untuk menunjukkan keadilan Allah SWT. Bahwa Allah SWT tidak pernah menzalimi hamba-Nya.

Hikmah lain adanya mizan adalah untuk memberitahukan kepada seluruh manusia apa saja perbuatan baik dan buruk yang pernah mereka lakukan, pahala dan siksa apa saja yang akan mereka teriman. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Al-Qasimi, 1/297

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am I Al-A’raf

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.