SEJARAH

Al-Qur’an Tekankan Kemerdekaan Atas Berkat Rahmat Allah SWT

Al-Qur’an Tekankan Kemerdekaan Atas Berkat Rahmat Allah SWT
Bersyukur adalah kewajiban pertama dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

mukjizat.co – Mensyukuri nikmat kemerdekaan hendaknya selalu bangsa Indonesia lakukan. Karena kemerekaan adalah atas berkat rahmat Allah SWT. Al-Qur’an pun demikian menerangkannya.

Manusia diciptakan sama, sebagai hamba Allah SWT. Tapi karena kezaliman dan kerakusan, ada di antara manusia yang ingin melampaui derajatnya, berkuasa atas manusia lain.

Allah SWT tidak ridha dengan hal ini. Memerintahkan semua hamba-Nya untuk taat hanya kepada-Nya. Mensyariatkan untuk melakukan perlawanan, membela diri, dan juga menolong sesama manusia yang sedang menjalani nasib hidup diperbudak.

Allah SWT ingin semua hamba-Nya merdeka. Tapi untuk tujuan itu, tidak serta merta Allah SWT memberikannya. Sunatullah menegaskan bahwa segala sesuatu harus ada pendahuluannya. Ada faktor penyebabnya. Sekecil apapun itu.

Maka sebenarnya kemerdekaan bukanlah hasil perjuangan manusia. Lebih tepat kita menyebutnya sebagai hadiah perjuangan manusia. Karena usaha manusia diperlukan untuk menutupi kekuasaan dan kehendak Allah SWT.

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa” demikian para pendiri negara ini menuangkan pemahaman mereka yang dalam tentang hakikat perjuangan kemerdekaan.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ. وَنُرِيدُ أَنْ نَمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِينَ.

“Sesungguhnya Firaun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Firaun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi).” [Al-Qashash: 4-5].

Bangsa budak akan berubah menjadi bangsa pemimpin dunia. Itu adalah karunia yang begitu besar dari Allah SWT. Usaha dan perjuangan manusia tentulah sangat sulit untuk mewujudkannya. Maka memahami maksud Allah SWT ini tidak cukup dengan pencernaan akal.

Silakan baca juga:

Marilah kita fokus memaknai kemerdekaan ini dengan pencernaan hati. Kita suburkan hati dengan iman kepada kekuasaan dan kehendak Allah SWT yang tidak terbatas. Dengan kuasa dan kehendak-Nya, Allah SWT memberi hadiah atas perjuangan kita. Bukan memberikan hasil perjuangan kita. Segala puji bagi Allah SWT atas nikmat kemerdekaan, kemerdekaan atas berkat rahmat Allah SWT. (sof1/mukjizat.co)

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda