TADABUR

Tadabur Al-An’am 153: Jalan Allah dan Jalan Setan

kabar gembira dari Allah SWT
Menapaki mudah bagi yang dimudahkan Allah SWT.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَٰطِى مُسْتَقِيمًا فَٱتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا۟ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِۦ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

6:153. dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.

“dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)” adalah jalan-jalan yang berbeda dalam agama, seperti jalan Yahudi, Nasrani dan agama-agama batil lainnya.

Termasuk di dalamnya adalah para pengikut bid’ah dan pemikiran-pemikiran sesat. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW membuat sebuah garis, kemudian beliau bersabda “Ini adalah jalan Allah.”

Kemudian beliau membuat beberapa garis lainnya di kanan dan kiri garis tersebut, lalu beliau bersabda, “Ini semua adalah jalan-jalan yang lain. Pada setiap jalan terdapat setan yang mengajak orang-orang ke sana.” (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Juzai, 1/292

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda