TADABUR

Tadabur Al-An’am 148: Cara Berfikir Orang Musyrik

kabar gembira dari Allah SWT
Tetap tidak mau disalahkan.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

سَيَقُولُ ٱلَّذِينَ أَشْرَكُوا۟ لَوْ شَآءَ ٱللَّهُ مَآ أَشْرَكْنَا وَلَآ ءَابَآؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِن شَىْءٍ

6:148. Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: “Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apa pun”.

Orang-orang musyrikin menjadikan adanya takdir sebagai alasan untuk membatalkan keabsahan perintah dan larangan, status baik atau buruknya sesuatu, kategori ketaatan dan kemaksiatan.

Oleh karena itu, orang yang berfikir dengan cara seperti ini, dia nyata-nyata telah melakukan salah satu perbuatan orang kafir. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Taimiyah, 3/112

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.