TADABUR

Tadabur Al-An’am 88: Hukum Syirik Bagi Para Nabi

kabar gembira dari Allah SWT
Kita harus lebih berhati-hati lagi.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

وَلَوْ أَشْرَكُوا۟ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

6:88. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

“Seandainya mereka mempersekutukan Allah” ini adalah sebuah perandaian yang tidak mungkin terjadi. Dikatakan demikian untuk menetapkan bahwa perbuatan syirik benar-benar akan menggugurkan seluruh pahala, dan menjadikan seseorang kekal di dalam neraka.

Jika para nabi yang merupakan manusia pilihan Allah SWT saja berlaku hukum ini, yaitu jika berbuat kesyirikan gugur seluruh pahala mereka, maka hukum ini tentu berlaku kepada kita semua yang hanya manusia biasa. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: As-Sa’di, 264

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda