TADABUR

Tadabur Al-An’am 33: Hati Meyakini Lisan Mendustakan

kabar gembira dari Allah SWT
Karena hati tidak berbohong.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُۥ لَيَحْزُنُكَ ٱلَّذِى يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجْحَدُونَ

6:33. Sesungguhnya, Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

Ayat ini menyatakan bahwa orang-orang kafir tidak menuduh Rasulullah SAW berbohong. Mereka percaya kepada Rasulullah SAW, tapi mereka tetap mengingkari kebenaran firman Allah SWT.

Namun demikian, dapat kita pahami bahwa keyakinan mereka dengan kebenaran Rasulullah SAW hanya ada di dalam hati. Sedangkan lisan mereka tetap menuduh beliau berbohong. Itulah sikap pengingkaran yang dimaksud dalam ayat ini. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Taimiyah, 3/23

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah I Al-An’am

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.