Kabar

(Video) Al-Hadidi: “Allah Selamatkan Umar Untukku.”

muhammad al-hadidi
“Mereka pergi ke paman mereka untuk merayakan Idul Fitri. Apa yang telah mereka lakukan kepada orang-orang Yahudi sehingga harus terbunuh dengan darah dingin seperti ini."

mukjizat.co – Hari itu hiruk-pikuk dan tangisan terdengar riuh rumah sakit Asy-Syifa, Gaza Sabtu (15/5/2021). Muhammad Al-Hadidi terlihat sedang menciumi satu persatu anggota keluarganya yang menjadi korban kejahatan penjajah Israel.

“Sayang, kau telah mendahuluiku ke surga. Kenapa kau mendahuluiku ke surga?” demikian kata-katanya sambil mengguncang-guncang dan menciumi tubuh dingin istrinya yang sudah tertutup kain. Al-Hadidi juga memeriksa bungkusan-bungkusan kain lainnya yang berisi jasad anak-anaknya yang sudah tidak utuh.

Di tengah pemandangan yang mengharukan itu, tiba-tiba terdengar suara takbir dari dalam. Terdengar kabar bahwa salah satu dari empat anaknya ternyata selamat dari kematian. Umar namanya. Bayi 5 bulan itu digendong oleh seseorang dari dalam rumah sakit. Tubuhnya penuh dengan bercak-bercak darah.

Umar menjadi satu-satunya anggota keluarga Muhammad Al-Hadidi yang berhasil selamat. Dia pun bersujud sebagai rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menyelamatkannya, dan rasa ridha kepada takdir berupa kehilangan istri dan tiga orang anaknya.

“Sayang, ini baba, sayang. Aku bersamamu,” demikian kata-katanya sambil memegang tangan imut Umar yang masih saja menangis keras. Seakan Umar adalah hiburan dari Allah SWT di tengah kesedihannya kehilangan keluarganya dalam pembantaian udara yang dilancarkan oleh penjajah Israel.

10 orang warga sipil menjadi korban serangan udara yang menghancurkan apartemen tempat keberadaan keluarga Abu Hathab dan Al-Hadidi, Sabtu kemarin. “Istri dan anak-anakku pergi ke rumah saudaranya di kamp pengungsian Al-Shati untuk merayakan hari raya. Aku sama sekali tidak mengira bahwa ini adalah hari raya terakhir keluargaku,” cerita Al-Hadidi.

Al-Hadidi menambahkan, “Mereka pergi ke paman mereka untuk merayakan Idul Fitri. Apa yang telah mereka lakukan kepada orang-orang Yahudi sehingga harus terbunuh dengan darah dingin seperti ini.” Selain istrinya, jatuh sebagai korban juga anak-anaknya yaitu Suhaib (14), Abdurrahman (8), dan Usamah (6). (sof1/palinfo/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda