IBADAH

Membaca Al-Qur’an di Malam Hari Lebih Utama

Membaca Al-Qur'an di Malam Hari Lebih Utama
Ternyata Al-Qur’an yang pasti akan memberikan syafaat di Hari Kiamat adalah Al-Qur’an yang kita baca di malam hari.

mukjizat.co – Membaca Al-Qur’an adalah sebuah amalan utama kapan pun melakukannya. Tapi ternyata jika kita membaca Al-Qur’an di malam hari itu lebih utama.

Banyak dalil yang menunjukkan hal ini.

Syarat Menjadi Syafaat

Ternyata Al-Qur’an yang pasti akan memberikan syafaat di Hari Kiamat adalah Al-Qur’an yang kita baca di malam hari.

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

“Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada Hari Kiamat. Puasa berkata kepada Allah, ‘Ya Tuhanku, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwatnya di siang hari maka jadikanlah aku pemberi syafaatnya.’ Sedangkan Al-Qur’an berkata, ‘Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari maka jadikanlah aku pemberi syafaatnya.’ Maka keduanya Allah jadikan sebagai pemberi syafaat.” [Ahmad].

Hasad Terhadap Bacaan Malam

Hasad adalah perbuatan buruk. Tapi boleh hasad dalam bacaan orang yang membaca Al-Qur’an di malam hari.

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ عَلَّمَهُ اللَّهُ الْقُرْآنَ فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ فَسَمِعَهُ جَارٌ لَهُ فَقَالَ لَيْتَنِي أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ فُلَانٌ فَعَمِلْتُ مِثْلَ مَا يَعْمَلُ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُهْلِكُهُ فِي الْحَقِّ فَقَالَ رَجُلٌ لَيْتَنِي أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ فُلَانٌ فَعَمِلْتُ مِثْلَ مَا يَعْمَلُ

“Tidak boleh hasad kecuali pada dua perkara. Yaitu seseorang yang Allah ajari Al-Qur’an, sehingga ia membacanya di pertengahan malam dan siang, sampai tetangga yang mendengarnya berkata, ‘Duh.., sekiranya aku diberikan sebagaimana apa yang Allah berikan kepada si Fulan, niscaya aku akan melakukan apa yang dia lakukan.’

Kemudian seseorang Allah beri karunia harta, sehingga ia dapat membelanjakannya pada kebenaran, lalu orang pun berkata, ‘Seandainya Allah beri aku karunia sebagaimana si Fulan, maka niscaya aku akan melakukan sebagaimana yang dia lakukan.’” [Bukhari].

Siapa yang Ingin Tertulis Tidak Lalai?

Membaca Al-Qur’an di malam hari membuat kita terbebas dari kelalaian, bahkan bisa tertulis sebagai ahli ibadah.

من قرأ عشر آيات في ليلة لم يكتب من الغافلين ، ومن قرأ مائة آية كتب من القانتين

“Orang yang membaca sepuluh ayat di malam hari tidak akan tercatat sebagai orang yang lalai. Orang yang membaca seratus ayat tercatat sebagai ahli ibadah.’ [Hakim].

Ciri Orang Bertakwa

Dalam sebuah ayat, Allah SWT mensifati orang yang bertakwa dengan banyak beribadah di malam hari.

كَانُوا قَلِيلاً مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُون وَبِالأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” [Adz-Dzariyat: 17-18].

Kami sarankan Anda membaca artikel-artikel berikut juga:

Demikianlah ternyata membaca Al-Qur’an di malam hari lebih utama. Walaupun tentunya tidak mengurangi keutamaan membaca Al-Qur’an kapan pun juga. (sof1/mukjizat.co)

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Anda bisa kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda