TADABUR

Tadabur Al-Maidah 118: Nabi Isa Berlepas Tangan dari Penyembahnya

kejujuran nabi isa as.
Nabi Isa as. mencintai umatnya, tapi lebih takut kepada Allah SWT.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

5:118. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Nabi Isa AS. mengatakan “Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana,” tidak seperti dalam ayat-ayat lain yang berbunyi “Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Ini adalah bentuk sikap beradab yang paling tinggi kepada Allah SWT. Nabi Isa AS menyampaikan jawaban itu saat Allah SWT sedang murka kepada orang-orang Nasrani yang menuhankan Nabi Isa AS. Orang-orang Nasrani itu akan Allah SWT masukkan ke dalam neraka.

Dalam kondisi itu maka tidak cocok kalau Nabi Isa AS memohonkan ampunan untuk orang-orang Nasrani. Tapi yang cocok adalah beliau berlepas tangan dari perbuatan mereka. Merekalah yang akan mempertanggungjawabkan sendiri keyakinan dan perbuatan mereka.

Kalau kita ungkapkan dengan bahasa yang lain, “Jika Engkau mengampuni mereka, maka ampunan-Mu itu berdasarkan kekuasaan dan pengetahuan-Mu yang sempurna. Bukan karena tidak kuasa membalas dan menghukum, bukan pula karena tidak mengetahui besarnya kejahatan mereka.” (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnul Qayyim, 1/337

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda