TADABUR

Tadabur Al-Maidah 105: Syarat Bolehnya Membiarkan Kemungkaran

kejujuran nabi isa as.
Karena diri sendiri berada dalam kekuasaan kita.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ عَلَيْكُمْ أَنفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُم مَّن ضَلَّ إِذَا ٱهْتَدَيْتُمْ

5:105. Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.

Mungkin ada orang yang akan salah memahami ayat ini. Bahwa ayat ini menjelaskan tidak wajibnya melaksanakan amar makruf nahi munkar.

Kalau kita perhatikan, ayat ini juga mengandung isyarat bahwa amar makruf nahi munkar adalah sebuah kewajiban. Bahwa adanya orang-orang sesat di sekitar kita tidak membahayakan iman kita adalah ketika kita telah mengerahkan segala kemampuan kita untuk mengubah kesesatan itu, tapi orang yang dianjurkan untuk berubah itu tidak mau berubah.

Hal itu bisa kita pahami dari kata “apabila kamu telah mendapat petunjuk”. Ini adalah sebuah syarat. Lalu orang yang meninggalkan amar makruf nahi munkar tidak memenuhi syarat ini. Dia belum mendapat petunjuk. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Asy-Syinqithi, 1/459

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.