TADABUR

Tadabur Al-Maidah 52: Penyesalan Orang Munafik

kejujuran nabi isa as.
Terlalu bodoh orang yang ingin menipu Allah SWT.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

فَتَرَى ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ يُسَٰرِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَىٰٓ أَن تُصِيبَنَا دَآئِرَةٌ ۚ فَعَسَى ٱللَّهُ أَن يَأْتِىَ بِٱلْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِّنْ عِندِهِۦ فَيُصْبِحُوا۟ عَلَىٰ مَآ أَسَرُّوا۟ فِىٓ أَنفُسِهِمْ نَٰدِمِينَ

5:52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana”.  Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Mereka akan menyesal karena apa yang mereka lakukan tidak memberi manfaat kepada mereka apapun. Apa yang mereka lakukan juga tidak bisa menghalangi mereka dari mendapatkan apa yang mereka takutkan.

Bahkan apa yang mereka lakukan itu menjadi sumber malapetaka mereka. Karena dengan hal itu malah membuka kedok mereka sendiri. Allah SWT menampakkan kepada umat Islam siapa mereka yang sebenarnya.

Padahal sebelumnya hakikat siapa mereka yang sebenarnya tidak ada orang yang mengetahuinya. Tapi ketika semua faktor pembuka kedok itu menguat, maka identitas mereka menjadi sangat nyata dan jelas di mata umat Islam.

Umat Islam pun terheran-heran bagaimana orang-orang munafik itu bisa menampilkan diri mereka sebagai orang yang beriman, bahkan mereka juga kerap bersumpah. Sekarang kebohongan dan sikap mengada-ada mereka sudah menjadi jelas. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Katsir, 2/66

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda