TADABUR

Tadabur Al-Maidah 49: Hawa Nafsu Musyrikin

kejujuran nabi isa as.
Hawa nafsu mengajak suka-suka.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Selanjutnya tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

وَأَنِ ٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ

5:49. dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.

Maksud hawa nafsu yang Allah SWT larang Rasulullah SAW mengikutinya adalah pendapat-pendapat orang-orang musyrikin dan ahlul kitab yang sudah mereka sepakati. Adanya pendapat-pendapat itu menyebabkan mereka meninggalkan wahyu Allah SWT kepada rasul-rasul-Nya.

Karena itulah Allah SWT berfirman, “dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” [AL-Maidah: 48]. Maksudnya, janganlah engkau berpaling dari kebenaran yang telah Allah SWT perintahkan kepadamu, hanya untuk mengikuti hawa nafsu orang-orang yang sengsara dan tidak berpengertahuan itu. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Katsir, 2/63

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda