TADABUR

Tadabur Al-Maidah 20: Kita Bisa Jadi Raja

kejujuran nabi isa as.
Tapi keinginan kita jauh lebih banyak dari kebutuhan kita.

mukjizat.co – Tadabbur Al-Qur’an berarti kita membaca Al-Qur’an dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Setelah itu tafakkur dan tazakkur sehingga mengamalkan ajaran dan aturan Allah Taala dan hidup.

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦ يَٰقَوْمِ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنۢبِيَآءَ وَجَعَلَكُم مُّلُوكًا وَءَاتَىٰكُم مَّا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِّنَ ٱلْعَٰلَمِينَ

5:20. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan Allah menjadikan kamu orang-orang merdeka, dan Allah memberikan kepadamu apa yang belum pernah Allah berikan kepada seorang pun di antara umat-umat yang lain”.

Dalam ayat ini terdapat kata “muluk” yang berarti raja. Namun mushaf menterjemahkannya dengan orang-orang merdeka.

Al-Hasan dan Zaid bin Aslam mengatakan bahwa setiap orang yang memiliki rumah, istri, dan pembantu adalah raja. Ini juga pendapat Abdullah bin Amru bin Al-Ash ra. Seperti terdapat dalam Kitab Shahih Muslim.

Ada juga yang mengatakan, “Orang yang mempunyai kecukupan sehingga tidak meminta orang lain adalah raja.” Jadi setiap kita bisa jadi raja. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Al-Qurthubi, 7/393-394

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa I Al-Maidah

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda