TADABUR

Tadabur An-Nisa 157: Keyakinan yang Kontradiktif

maslahat hukum Allah
Apa yang kita yakini haruslah benar.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala.

وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِن شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخْتَلَفُوا۟ فِيهِ لَفِى شَكٍّ مِّنْهُ ۚ مَا لَهُم بِهِۦ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا ٱتِّبَاعَ ٱلظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًۢا

4:157. … padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka.  Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Ayat ini berisi bantahan terhadap pengakuan orang-orang Yahudi dan juga Nasrani yang mengatakan bahwa Nabi Isa as. telah disalib. Hingga akhirnya mereka pun menyembah salib juga.

Hal aneh yang menjadi keyakinan orang-orang Nasrani adalah perkataan mereka bahwa Nabi Isa as. adalah Tuhan, atau anak Tuhan, tapi di waktu yang sama mereka mengatakan bahwa Nabi Isa as. telah disalib. Ini adalah keyakinan yang kontradiktif. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Juzai, 1/217

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda