TADABUR

Tadabur An-Nisa 123-124: Tidak Mesti Semua Amal Sempurna

maslahat hukum Allah
Allah Maha Tahu kelemahan kita.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala.

مَن يَعْمَلْ سُوٓءًا يُجْزَ بِهِۦ وَلَا يَجِدْ لَهُۥ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا. وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ

4:123. … Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.

4:124. Barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga.

“Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu”. Ancaman dari Allah Taala kepada orang-orang kafir adalah hal yang pasti terjadi. Sedangkan bagi orang-orang yang beriman digantungkan dengan kehendak Allah Taala.

“Barang siapa yang mengerjakan (sebagian) amal-amal saleh.” Terdapat kata (من) yang berarti “sebagian”. Ini adalah bentuk kelembutan Allah Taala kepada hamba-hamba-Nya. Karena mengerjakan amal-amal saleh secara sempurna semuanya tidak mungkin dilakukan oleh seluruh manusia. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Juzai, 1/211

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.