TADABUR

Tadabur An-Nisa 94: Jangan Zalim, Kau Juga Pernah Sesat

maslahat hukum Allah
Mencintai Islam harus tetap bijak kepada orang lain.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala.

كَذَٰلِكَ كُنتُم مِّن قَبْلُ فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوٓا۟

4:94. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah.

Ini adalah pendidikan (tarbiyah) yang sangat bernilai dari Allah Taala. Saat menghukum orang lain, hendaknya kita menghadirkan ingatan tentang saat-saat kita sama dengan orang yang sedang kita hukum itu.

“Ketika menghukum orang kafir, ingatlah saat-saat kalian belum mendapat petunjuk Allah Taala.”

Sama dengan seorang guru yang sedang mengukum muridnya yang malas-malasan dalam melaksanakan tugasnya. Guru itu juga pernah menjadi murid, yang mungkin juga malas-malasan.

Bagi guru yang menguji murid-muridnya hendaknya tidak mempersulit soal-soal ujiannya hanya untuk menjatuhkan para penuntut ilmu. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Asyur, 5/168

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.