TADABUR

Tadabur An-Nisa 76: Berjuang Konsekwensi Iman

maslahat hukum Allah
Jadi harus memikirkan siapa yang didukung dalam perjuangan.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala.

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱلطَّٰغُوتِ فَقَٰتِلُوٓا۟ أَوْلِيَآءَ ٱلشَّيْطَٰنِ ۖ إِنَّ كَيْدَ ٱلشَّيْطَٰنِ كَانَ ضَعِيفًا

4:76. Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah.

Iman seorang hamba sangat berpengaruh pada perjuangan, keikhlasan dan mengikuti Rasulullah saw.

Karena berjuang di jalan Allah Taala adalah salah satu buah keimanan. Selain itu, juga merupakan konsekwensi dan hal yang harus ada dalam sebuah keimanan.

Sebaliknya, berjuang di jalan setan adalah salah satu cabang kekafiran dan konsekwensi dari adanya kekafiran dalam hati. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: As-Sa’di, 187

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda