AKHLAK

Kenapa Muslim Harus Gaul?

Membentuk Akhlak dengan Memikirkan Manfaatnya
Menyendiri akan membuat kehilangan banyak sekali kesempatan pahala.

mukjizat.co – Akhlak adalah jalan memperoleh banyak sekali kebaikan. Hal itu akan terlihat saat bergaul dengan orang lain. Karena akhlak mulia dilakukan kepada sesama manusia. Itulah kenapa Muslim harus gaul.

Jika engkau ingin menjadi orang yang paling baik, caranya adalah akhlak mulia.

إن خياركم أحاسنكم أخلاقًا

“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya.” [Bukhari].

Jika engkau ingin mendapatkan derajat yang tinggi, caranya adalah akhlak mulia.

إن الرجل ليدرك بحسن خلقه درجة الصائم القائم

“Dengan akhlak mulia, seseorang dapat mencapai derajat seorang ahli puasa dan qiyamullail.” [Ibnu Hibban].

Jika engkau ingin mendapatkan kesempurnaan iman, caranya adalah dengan akhlak mulia.

أكمل المؤمنين إيمانًا أحسنهم خلقًا، وخياركم خياركم لنسائهم

“Orang yang paling sempurna imannya adalah yang paling mulia akhlaknya. Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada istrinya.” [Tirmizi].

Jika engkau ingin pahala yang paling berat, caranya adalah dengan akhlak mulia.

ما من شيء أثقل في الميزان من حُسن الخلق

“Tidak ada yang lebih berat timbangannya mengalahkan akhlak mulia.” [Abu Daud].

Jika engkau ingin tempat yang dekat dengan Rasulullah saw., caranya adalah dengan akhlak mulia.

إن أحبكم إليّ وأقربكم مني مجلسًا يوم القيامة، أحاسنكم أخلاقًا

 “Sesungguhnya orang yang paling kucintai, dan paling dekat denganku pada hari kiamat, adalah orang yang paling baik akhlaknya.” [Suyuthi].

Lalu semua itu harus dilakukan melalui pergaulan. Bergaul dengan orang lain untuk mempraktekkan akhlak-akhlak mulia itu. Itulah kenapa seorang Muslim harus gaul.

Membantu orang lain lebih baik daripada beri’tikaf di Masjid Nabawi selama sebulan.

ولأَنْ أمشىَ مع أخى المسلمِ فى حاجةٍ أحبُّ إِلَىَّ من أن أعتكفَ فى هذا المسجدِ شهرًا

“Pergi membantu saudaraku mengurusi kebutuhannya lebih aku senangi daripada beri’tikaf di masjid ini selama sebulan.” [HR. Thabrani].

Orang yang berbuat baik kepada orang lain, akan diperlakukan baik oleh Allah Taala.

خَيْرُ الْأَصْحَابِ عِنْدَ اللَّهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيرَانِ عِنْدَ اللَّهِ خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ

“Teman yang paling baik di sisi Allah Taala. adalah orang yang paling baik kepada temannya. Tetangga yang paling baik di sisi Allah Taala. adalah orang yang paling baik kepada tetangganya.” [HR. Tirmidzi].

Memberikan yang terbaik kepada sesama muslim adalah barometer keshalihan kita dalam beragama.

الدِّينُ النَّصِيحَةُ ثَلَاثَ مِرَارٍ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَنْ قَالَ لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ

“Agama adalah nasihat (memberikan yang terbaik) (3 kali diulangi Rasulullah saw.).” Para sahabat bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, para pemimpin umat Islam, dan seluruh umat Islam.” [HR. Tirmidzi].

Bergaul di masyarakat akan membuat seseorang menjadi lebih baik. Akan lebih realistis melihat kondisi, lalu mempersiapkan kekuatan dan kesabaran, sehingga tidak terpengaruh bahkan bisa memperbaiki kondisi sekitar yang kurang baik.

الْمُسْلِمُ إِذَا كَانَ مُخَالِطًا النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ خَيْرٌ مِنْ الْمُسْلِمِ الَّذِي لَا يُخَالِطُ النَّاسَ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ

“Seorang muslim jika bergaul dengan orang lain lalu sabar terhadap kekurangan-kekurangan mereka lebih baik daripada seorang muslim yang tidak bergaul dengan orang lain dan tidak sabar atas kekurangan-kekurangan mereka.” [HR. Tirmidzi].

Silahkan baca juga:

Akrab dengan orang lain, dan orang lain akrab dengannya. Tanpa ada yang tersakiti dan dirugikan. Rasulullah saw. bersabda:

“Orang yang paling dicintai Allah Taala. adalah orang yang paling baik akhlaknya di antara kalian, orang lain bisa bergaul dengannya dan tidak tersakiti, bisa akrab dan diakrabi orang lain. Sedangkan orang yang paling dibenci Allah Taala. adalah orang yang menyebarkan namimah, yang memecah persaudaraan, dan mencari-cari kesalahan orang-orang baik.” [HR. Thabrani].

Itulah kenapa seorang Muslim harus gaul, berinteraksi dengan masyarakat, dan mempraktekkan akhlak mulianya. Maka dengan itu dia akan mendapatkan banyak sekali keuntungan. (sof1/mukjizat.co)

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda