TUNTUNAN

Kuat Menahan Badai, Roboh Karena Hal Remeh

Jangan sampai kita roboh karena hal remeh
Jangan sampai perjuangan besar runtuh karena hal remeh.

mukjizat.co – Kuat menahan badai, tapi roboh karena hal remeh. Itulah ibarat yang tepat dalam menghadapi dosa besar dan kecil. Mendengar dosa besar, orang akan takut dan tidak mau melakukannya. Tapi apakah dia takut dengan dosa kecil?

Orang mungkin akan hindari segelas racun, tapi kenapa dia memakan makanan yang mungkin membahayakan? Padahal mungkin makanan itu lebih berbahaya dari sebutir peluru.

Karena itulah, Rasulullah saw. selalu wanti-wanti agar umatnya selalu berhati-hati dengan dosa kecil. Memang tujuan utama dakwahnya adalah untuk menghapus syirik. Dan itu sudah berhasil.

Tapi setan tidak menyerah. Dia akan terus menjerumuskan walaupun dengan dosa kecil. Kalau setan senang, apakah benar dosa kecil tidak berbahaya? Rasulullah bersabda:

إن الشيطان قد يئس أن تعبد الأصنام في أرض العرب، ولكنه سيرضى منكم بدون ذلك بالمحقرات، وهي الموبقات يوم القيامة

“Sesungguhnya setan telah putus asa untuk menjadikan kalian menyembah berhala di negeri Arab. Tapi setan akan cukup puas jika kalian melakukan yang lebih rendah dari syirik yang biasa disepelekan. Padahal dosa itu bisa menjerumuskan kepada dalam neraka pada Hari Kiamat.” [Thabrani].

Dalam riwayat lain ditambahkan:

فاحذروه على دينكم

“Maka hati-hatilah, setan bisa membahayakan keshalihan kalian dalam beragama.”

Bisa saja kita kuat dalam menghadapi masalah dan ancaman besar, tapi ternyata tidak mampu menghindar dari masalah kecil.

Anehnya hal itu bisa dirasakan dengan sebuah contoh fiksi. Ada orang merasa siap dihukum mati. Dia tidak meminta ampunan. Tapi saat dia mengajukan permohonan untuk tidak disabet pedang di bagian tertentu di lehernya karena sedang sakit bisul di daerah itu. Siap menghadapi pancungan, tapi tidak siap menghadapi sakit bisul.

Ada pohon besar menjulang. Berumur 400 tahun. Masih bertahan walaupun telah diterjang badai besar sebanyak 14 kali. Tapi ternyata bisa tumbang begitu saja karena ulah segerombolan serangga kecil, rayap. Roboh karena hal remeh.

Oleh karena itu Rasulullah saw. bersabda:

إياكم ومحقرات الذنوب، فإنهن يجتمعن على الرجل حتى يهلكنه

“Hindarilah dosa-dosa yang biasa diremehkan. Karena jika terkumpul, bisa membinasakan seseorang ke dalam neraka.” [Ahmad].

Dalam hadits lain, Rasulullah saw. menasihati kita agar tidak roboh karena hal remeh.

فكذلك تجتمع الذنوب على الرجل منكم كما جمعتم هذا. فليتق الله رجل فلا يذنب صغيرة ولا كبيرة فإنها محصاة

“Seperti itulah (kayu bakar yang dikumpulkan) dosa-dosa itu terkumpul dan akan memberatkan salah seorang di antara kalian. Seperti kalian mengumpulkan kayu bakar. Maka hendaknya orang tidak melakukan dosa kecil maupun besar, karena semuanya dihitung. “ [Al-Haitsami].

Hal yang sama juga terjadi. Misalnya, banyak hal kecil kita lihat setiap hari tapi tidak pernah kita pikirkan sehingga tidak menghasilkan apa-apa. Ternyata ketika dilihat oleh orang lain bisa menjadi hal yang sangat besar dan bermanfaat.

  • Jangan remehkan bacaan kita
  • Jangan remehkan obrolan santai kita
  • Jangan remehkan sapaan kita kepada orang lain
  • Jangan remehkan jalan-jalan kita
  • Jangan remehkan aktivitas kita di organisasi

Tapi jangan juga terlalu membesar-besar yang kecil. Misalnya kesalahan kecil jangan membuat kita menutup mata dari kebaikan seseorang yang sangat banyak.

Jangan hanya lihat keburukannya saja. Bahkan Allah juga mengapuni dosa kecil jika seseorang senantiasa berusaha meraih kesempurnaan.

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).” [Annisa: 31].

Sebuah syair Arab yang sangat terkenal memberikan nasihat tentang bagaimana mempertahankan pertemanan dengan orang lain.

إذا كنت في كل الأمور معاتبا.. صديقك، لم تلق الذي لا تعاتبه

“Jika engkau mengkritik semua hal pada diri temanmu, maka tidak ada hal yang tidak bisa dikritik.”

Silahkan baca juga:

Rasulullah saw. bersabda:

لا يفرك –لا يكره- مؤمن مؤمنة، إن كره منها خلقا رضي منها آخر

“Janganlah seorang laki-laki yang beriman membenci wanita yang beriman. Jika tidak suka dengan satu akhlaknya, pasti ada akhlak lain yang disukainya.” [Muslim].

Demikianlah nasihat-nasihat Rasulullah saw. tentang menghindari dosa kecil. Jangan sampai kita roboh karena hal remeh. (sof1/mukjizat.co)

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda