TADABUR

Tadabur An-Nisa 32: Menolak Hukum Syariat dengan Hati

maslahat hukum Allah
Seluruh bagian diri kita harus ridha.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala. Menolak hukum syariat dengan hati.

وَلَا تَتَمَنَّوْا۟ مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبُوا۟ ۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبْنَ ۚ وَسْـَٔلُوا۟ ٱللَّهَ مِن فَضْلِ

4:32. Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya.

Ayat “Dan janganlah kamu iri hati” ini turun karena ada di antara kaum wanita yang mengatakan, “Seandainya bagian warisan kami sama dengan bagian warisan kaum laki-laki, dan kami juga turut dalam berperang.”

Maka turunlah ayat ini melarang perasaan iri tersebut, karena termasuk sikap menolak hukum syariat yang telah Allah Taala turunkan.

Bisa disimpulkan juga bahwa memiliki perasaan yang sama pada hukum-hukum syariat yang lain juga termasuk menolak hukum syariat dengan hati yang dilarang Allah Taala. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Juzai, 1/187

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda