TADABUR

Tadabur An-Nisa 25: Kesulitan Setelah Perbaikan Diri

maslahat hukum Allah
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala. kesulitan setelah perbaikan diri.

ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ ٱلْعَنَتَ مِنكُمْ ۚ وَأَن تَصْبِرُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

(Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut kepada kesulitan menjaga diri (dari perbuatan zina) di antaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ada ulama berpendapat bahwa kata al-‘anat (kesulitan) awalnya bermakna retaknya tulang setelah diobati dan direkatkan.

Maka kata ini kemudian digunakan untuk menunjukkan kesulitan dan bahaya yang bisa menimpa seseorang setelah ada perbaikan dirinya.

Tidak ada bahaya yang lebih besar dari jatuh ke dalam perbuatan dosa seperti perbuatan zina yang dikatakan sangat keji. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Al-Alusi, 5/12

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda