TADABUR

Tadabur An-Nisa 20: Dusta dalam Perceraian

maslahat hukum Allah
Kezhaliman kepada wanita di zaman jahiliyah.

mukjizat.co – Dengan tadabbur Al-Quran kita membaca Al-Quran dengan memahami arti dan merenungi maksudnya. Lalu kita juga bisa tafakkur hidup kita untuk bisa tazakkur pelajaran dan tanda kekuasaan Allah Taala. Dusta dalam perceraian.

وَإِنْ أَرَدتُّمُ ٱسْتِبْدَالَ زَوْجٍ مَّكَانَ زَوْجٍ وَءَاتَيْتُمْ إِحْدَىٰهُنَّ قِنطَارًا فَلَا تَأْخُذُوا۟ مِنْهُ شَيْـًٔا ۚ أَتَأْخُذُونَهُۥ بُهْتَٰنًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

4:20. Dan jika kamu ingin mengganti istrimu dengan istri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikit pun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?

Mengambil kembali harta yang telah diberikan kepada istri disebutkan sebagai tuduhan yang dusta karena seperti itulah kebiasaan jahiliyah. Jika orang-orang jahiliyah sudah tidak suka dan ingin menceriakan istri mereka, maka mereka akan melemparkan tuduhan bahwa istri-istri mereka sudah tidak bisa melayani suami dengan baik.

Mereka akan mengada-adakan tuduhan yang tidak benar. Sedangkan para istri yang tidak mau rusak nama baiknya akan rela menyerahkan kembali harta yang diberikan suami-suami mereka agar mereka diceraikan dengan cara yang baik. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Ibnu Asyur, 4/289

Mutiara tadabur para ulama tafsir: Al-Fatihah I Al-Baqarah I Ali Imran I An-Nisa

Ikuti kami juga di Media Sosial

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda