TADABUR

Tadabur Ali Imran 130: Makna Bertakwa dalam Riba’

beda pahala dunia dan pahala akhirat
Takut berbuah manis.

mukjizat.co – Tadabur Ali Imran. Mentadaburi ayat-ayat Al-Quran melalui perkataan para ulama sangat membantu kita menjadikan firman Allah Taala sebagai pedoman hidup kita sehari-hari. Makna bertakwa dalam riba’.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوا۟ ٱلرِّبَوٰٓا۟ أَضْعَٰفًا مُّضَٰعَفَةً ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

3:130. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat  keberuntungan.

Bertakwa dalam hal ini bermakna menjadikan sesuatu sebagai penghalang antara diri kita dan sikap menentang larangan Allah Taala terkait riba’. Sesuatu itu bisa berupa tidak memberikan cinta yang seutuhnya kepada dunia, dan tidak berjuang sepenuhnya untuk meraih dunia.

Kalau sudah seperti itu, maka kita akan memiliki harapan besar mendapatkan apa yang kita inginkan. Allah Taala adalah Pemilik segalanya. Jika kita bertakwa dan berhati-hati agar tidak jatuh pada perbuatan riba’ maka sangat mungkin Allah Taala akan memberi kita.

Sebaliknya jika menyepelekan bahaya sehingga tidak bersikap hati-hati, sangat mudah bagi Allah Taala untuk tidak memberi kita. (sof1/mukjizat.co)

Sumber: Al-Biqa’I, 2/152

Baca tadabur Surat Ali Imran lainnya: DI SINI

Baca semuanya: DI SINI

atau:

Ikuti MEDSOS kami

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.