IBADAH

Pahala Sabar Tak Terbatas Jumlahnya

pahala sabar tak terbatas jumlahnya
Sabar yang sebenarnya.

mukjizat.co – Pahala sabar tak terbatas jumlahnya, kenapa bisa begitu? Ketika kita berhasil melaksanakan kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan berarti kita telah meraih kemenangan.

Kita berhasil memenangkan pertentangan antara jiwa kita yang cenderung kepada keburukan. Padahal perintah atau larangan Allah Taala bertujuan memberikan kebaikan untuk kita.

Jiwa kita diperlihatkan bahwa kebaikan adalah hal yang sangat berat, merugikan, dan tidak mengenakkan.

Di waktu yang sama, setan juga berjuang menghiasi keburukan, tampil sebagai pihak yang memberikan saran terbaik untuk kita.

Tapi kita berusaha menundukkan hati untuk tetap meyakini bahwa segala kebaikan terdapat dalam melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah Taala.

Orang yang berhasil menaati perintah dan larangan Allah, dan melawan dorongan jiwanya dan setan disebut sebagai orang yang sabar. Orang seperti inilah yang disebut Allah Taala dalam firman-Nya:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” [Az-Zumar: 10].

Pahala tanpa batas adalah bahasa untuk pahala yang sangat banyak, tidak bisa dikalkulasikan dalam angka.

Pahala tanpa batas mengisyaratkan bahwa orang tersebut mendapatkan semua pahala semua jenis amal kebaikan.

Ketika tidak haji, bukan berarti tidak mau haji, tapi memang memiliki sesuatu yang menghalanginya berhaji.

Ketika tidak berzakat, bukan berarti tidak mau zakat, tapi memang memiliki sesuatu yang menghalanginya berzakat.

Keinginan dan niatnya melaksanakan semua perintah Allah telah menghasilkan pahala yang sangat besar. Karena itulah orang yang bersabar pahalanya tidak terbatas. Karena itulah pahala sabar tak terbatas jumlahnya. (sof1/www.mukjizat.co)

Raih cahaya hidayah dalam serial TADABUR AL-QURAN, berisi ringkasan tadabur para ulama tafsir:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda