HOW TO

Kunci Mendapat Kemudahan

kunci mendapat kemudahan
Kita layak mendapatkannya.

mukjizat.co – Kita semua menginginkan kemudahan, dan tidak suka dengan kesulitan. Mendapatkan kemudahan atau kesulitan ternyata bukan masalah nasib, tapi masalah kesesuaian kita dengan hukum Allah Taala atau tidak. Ada kunci mendapat kemudahan.

Di antara hukum yang mengatur hal itu adalah firman Allah Taala:

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى. وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى. فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” [Al-Lail: 5-7].

Dalam ayat itu disebutkan kata “وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى” yang bermakna: beriman dengan surga. Maksundnya adalah beriman dengan surga mengakui dan meyakini bahwa dirinya diciptakan Allah Taala untuk masuk surga. Surga adalah tempat tinggalnya.

Jika surga adalah tempat tinggalnya, bagaimana dengan dunia?

Dunia adalah jembatan menuju tempat tinggal, bukan tempat tinggal itu sendiri.

Dunia adalah negeri untuk melaksanakan kewajiban, bukan untuk mendapatkan kemuliaan.

Dunia adalah negeri untuk beramal, bukan bermimpi.

Dunia adalah negeri untuk melaksanakan ketaatan, bukan menerima balasan.

Jadi sangat tepat jika sebelumnya disebutkan “أعطى واتقى” (memberi dan merasa takut). Maksudnya, orang itu membantu, menolong, dan membangun, tapi masih merasa takut kepada Allah Taala.

Agak terlihat aneh memang. Bukankah yang takut adalah orang yang mengambil? Mengambil hak milik orang lain? Bukankah kalau memberi seharusnya merasa bahagia dan senang? Bukankah sekarang malahan banyak orang yang mengambil, berbuat jahat, tapi merasa senang?

Memberi tapi merasa takut sungguh sangat berkelas. Mereka memberi tapi merasa takut pemberiannya belum diterima Allah, pemberiannya masih kurang, pemberiannya belum pantas, dan sebagainya.

Orang seperti ini akan mendapatkan pertolongan, dukungan dan taufiq Allah Taala. Mendapat pertolongan Allah adalah keuntungan yang sangat besar. “Apa yang hilang dari orang yang telah menemukan Allah? Apa yang didapatkan orang yang telah kehilangan Allah?”

Orang itu akan bertakwa, menjauhi kemaksiatan, menjadikan kehidupannya sebagai ladang berkontribusi. Jalan kebaikan akan dibuka lebar-lebar oleh Allah Taala. Sementara jalan keburukan akan ditutup serapat-rapatnya oleh Allah Taala.

Jika kita meyakini bahwa hidup ini bukan untuk dunia, maka kita tidak akan merasa perlu untuk menyakiti orang lain, menzhalimi orang lain, dan mengambil hak orang lain. Yang ada hanyalah membantu mereka atau membahagiakan mereka. Dengan demikian akan ada banyak orang yang mencintai kita. Hidup pun akan penuh dengan kemudahan. Itulah kunci mendapat kemudahan dari Allah Taala. Wallahu A’lam. (sof1/www.mukjizat.co)

Raih cahaya hidayah dalam serial TADABUR AL-QURAN, berisi ringkasan tadabur para ulama tafsir:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.