PERISTIWA

Abu Bakar Pernah Kasari Yahudi, Apa Kisahnya?

abu bakar pernah kasari yahudi
Akhlak baik tak mesti selamanya lembut.

mukjizat.co – Abu Bakar terkenal sebagai seorang yang penyayang, lembut, dan pemurah. Beliau sangat takut kepada Allah Taala, hingga pernah mengatakan, “Seandainya saja salah satu kakiku sudah masuk surga, maka aku masih sangat khawatir dengan ketidakistikamahan.” Tapi ternyata Abu Bakar pernah kasari Yahudi.

Abu Bakar ra. adalah orang yang sangat kuat dan tegas dalam memegang kebenaran. Beliau tidak takut dengan konsekwensi harus dicela orang banyak, atau mendapat perlakukan keras orang kuat.

Ada beberapa kejadian yang menampakkan ketegasan Abu Bakar ra. ini. Salah satunya adalah peristiwa antara beliau dengan orang-orang Yahudi. Dalam sebuah perbincangan, beliau mendakwahkan Islam kepada salah seorang pembesar Yahudi bernama Minkhas.

“Minkhas, engkau pasti sudah tahu dengan pasti bahwa Muhammad adalah utusan Allah Taala yang telah membawakan untuk kalian kebenaran dari Allah Taala. Muhammad dengan segala ciri-cirinya adalah nabi yang tertulis di kitab kalian,” demikian kata Abu Bakar ra.

Tanpa dikira sama sekali, ternyata jawaban Minkhas sungguh mengagetkan Abu Bakar ra. Pembesar Yahudi itu malah mengatakan, “Abu Bakar, bagaimana mungkin kami mau menyembar tuhan yang fakir, meminta pinjaman dengan cara riba kepada hambanya?”

Yang dimaksud Minkhas adalah firman Allah Taala:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” [Al-Baqarah: 245].

Menyadari Minkhas telah melecehkan Allah Taala, Abu Bakar ra. pun marah. Beliau bahkan sempat memukul dan menendang orang Yahudi itu.

Tapi karena meyakini Rasulullah saw. adalah orang yang baik akhlaknya, Minkhas pun lari dan berlindung kepada Rasulullah saw. Dia melaporkan bahwa Abu Bakar ra. telah menzaliminya. Ketika Abu Bakar ra. menyampaikan alasannya memukul, Minkhas pun menyanggah telah melecehkan Allah Taala.

Maka turunlah sebuah ayat yang membenarkan Abu Bakar ra., dan mengancam orang-orang Yahudi dengan siksaan yang pedih.

لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya”. Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): “Rasakanlah olehmu azab yang membakar.” [Ali Imran: 181].

Ternyata Abu Bakar pernah kasari Yahudi. Seperti itulah kemukjizatan iman dalam hati seorang Mukmin. Sifat asli seseorang yang sangat lembut, ternyata bisa berubah kasar karena membela keimanannya.  (sof1/www.mukjizat.co)

Raih cahaya hidayah dalam serial TADABUR AL-QURAN, berisi ringkasan tadabur para ulama tafsir:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

About the author

Moh. Sofwan

Add Comment

Click here to post a comment