TADABUR

Tadabur Al-Baqarah 200: Beberapa Rahasia Zikir dan Doa

tadabur surat al-baqarah
Zikir harus seperti doa.

mukjizat.co – Tadabur Al-Baqarah. Mentadaburi ayat-ayat Al-Quran melalui perkataan para ulama sangat membantu kita menjadikan firman Allah Taala sebagai pedoman hidup kita sehari-hari.

فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَٰسِكَكُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا

2:200. Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami…”

Dalam ayat ini Allah Taala menyebutkan zikir dan doa secara berurutan. Ini mengisyaratkan bahwa zikir yang bernilai adalah zikir yang berasal dari hati yang turut merasakan, batin yang turut menghadap Allah Taala.

Hal itu dipahami dari keadaan seseorang yang sedang memanjatkan doa untuk memohon sesuatu, pasti dipanjatkan dari hati yang penuh harap. Bukan sekadar ucapan tanpa perasaan.

Lalu Allah Taala memulai dengan menyebutkan zikir karena zikir adalah kunci dikabulkannya doa. Oleh karena itu disebutkan zikir dulu, baru kemudian doa.

Terakhir, Allah Taala menyebutkan macam-macam orang yang berdoa kepada-Nya. Ada orang yang dominan kecintaannya adalah kepada dunia, maka yang dimintanya adalah dunia.

Namun ada juga orang yang mencintai akhirat, maka yang dimintanya adalah kebaikan hidup di dunia dan akhirat sekaligus.

Sumber: Al-Alusi, 2/90

Baca Tadabur Surat Al-Baqarah lainnya di sini

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda