SOSIAL

Jangan Sombong, Allah Taala Yang Memberi Rezeki

kenapa tidak boleh menyombongkan harta?
Menyombongkan sesuatu yang hanya pemberian.

mukjizat.co – Tidak ada alasan bagi kita untuk membanggakan harta. Karena yang memberikan rezeki kita adalah Allah Taala. Hanya Allah Taala yang memberi rezeki kita. Bukan usaha, kecerdasan, keuletan, apalagi nasib baik.

Di antara makna tauhid ketika kita mengucapkan “Laa ilaha illa Allah”, adalah “Laa Raziqa illa Allah”, tidak ada yang memberi rezeki selain Allah Taala. Jadi sebenarnya kita sudah meyakini hal itu setiap saat ya?

Hanya Allah Taala yang memberi rezeki, karena Allah Maha Kaya. Allah Taala memberi rezeki tanpa kesulitan.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّى تُؤْفَكُونَ

“Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?  Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?” [Fathir: 3].

Jadi ketika Allah Taala menciptakan manusia, tujuannya adalah untuk beribadah. Bukan untuk menghabiskan umurnya demi mengejar rezeki.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ. مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ. إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.

Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” [Adz-Dzariyat: 56-58].

Kata Ar-Razzaq, artinya: yang selalu memberi rezeki, yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk.

Kata Dzul Quwwatil matiin, artinya: yang mempunyai kekuatan, tidak sulit untuk memberi semuanya.

Makanya Allah berfirman:

إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ

“Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya.” [Shad: 54].

Jadi kesuksesan seseorang dalam hidupnya adalah kesuksesannya dalam beribadah kepada Allah Taala. Mengumpulkan harta bukanlah sebuah kesuksesan, karena memang pemberian dari Allah Taala.

Allah Taala memberikan harta-harta itu karena Maha Kaya. Untuk mengisyaratkan bahwa ada kebahagiaan yang jauh lebih besar lagi, yang hendaknya kalian kejar dan usahakan, yaitu kebahagiaan akhirat.

Dapatkan mutiara Al-Quran:

Dalam sebuah hadits qudsi, Allah Taala juga berfirman:

يا عبادي لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنكم كانوا على أتقى قلب رجل واحد منكم ما زاد ذلك في ملكي شيئا، يا عبادي لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنكم كانوا على أفجر قلب رجل واحد منكم ما نقص ذلك من ملكي شيئا، يا عبادي لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنكم قاموا في صعيد واحد فسألوني فأعطيت كل إنسان منهم مسألته ما نقص ذلك مما عندي إلا كما ينقص المخيط إذا أدخل البحر

“Wahai hamba-Ku, seandainya hati generasi terdahulu hingga akhir dari kalian, baik golongan manusia dan jin sama seperti hati orang paling takwa di antara kamu (mereka semua adalah ahli kebajikan dan takwa), maka hal itu (ketaatan yang diperbuat makhluk) tidaklah menambah sesuatu pun dalam kekuasaan-Ku.

Wahai hamba-Ku, seandainya hati generasi terdahulu hingga akhir dari kalian, baik golongan manusia dan jin sama seperti hati orang paling fajir (bejad) di antara kalian (mereka semua ahli maksiat dan bejad), maka hal itu (kemaksiatan yang mereka perbuat) tidaklah mengurangi sesuatu pun dari kekuasaan-Ku.

Wahai para hamba-Ku, seandainya generasi terdahulu hingga akhir dari kalian, baik golongan manusia dan jin berada di bumi yang satu (satu tempat), lalu meminta kepada-Ku, lantas Aku kabulkan permintaan masing-masing mereka, maka hal itu tidaklah mengurangi apa yang ada di sisi-Ku kecuali seperti jarum bila dimasukkan ke dalam lautan.” [Muslim].

Ketika kita mendapatkan harta melimpah, hendaknya hal itu semakin menguatkan keimanan kita kepada Allah Taala. Ada Allah Taala yang telah memberinya. Yang Maha Kaya. Yang telah menyediakan kenikmatan lebih besar lagi di surga. Jadi bukan malah menyombongkannya. (sof1/www.mukjizat.co)

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.