IBADAH

Kamu Benar Cinta Al-Quran? Ini Tandanya

Tanda cinta Al-Quran
Apakah kamu orang yang memperjuangkan cintanya?

mukjizat.co – Kamu benar cinta Al-Quran? Kenapa perlu bertanya tentang hal ini? Membaca Al-Quran hendaknya sampai ke dalam hati. Karena membaca Al-Quran adalah untuk mendapatkan hidayah. Hidayah bertempat di hati.

Bagaimana tilawah hingga sampai ke hati? Cinta. Jika sudah cinta, maka hati akan terpaut dengan yang dicintainya. Jika hati telah mencintai Al-Quran, hati akan dimudahkan memahami dan mentadaburi.

Seperti seorang pelajar yang mencintai satu pelajaran, pasti akan lebih mudah memahami pelajaran itu daripada pelajaran yang tidak begitu dicintainya.

Seperti apa hati yang cinta Al-Quran? Di antara tanda seseorang cinta Al-Quran adalah:

  1. Bergembira saat bertemu dengan Al-Quran. Bahagia saat melihat mushaf. Senang saat diperdengarkan bacaan Al-Quran.
  2. Berlama-lama duduk bersama Al-Quran. Rasulullah saw. tidak diperintahkan shalat malam dengan sekian juz, tapi seberapa lama. Setengah malam, atau kurangi, atau lebihkan.
  3. Rindu saat lama tidak bertemu dengan Al-Quran, lalu berusaha menyingkirkan semua yang menghalangi perjumpaannya. Mengorbankan apa yang dimiliki demi bertemu dengan Al-Quran.
  4. Sering menanyakan permasalahannya kepada Al-Quran. Jika memiliki masalah, pelariannya adalah bertilawah dengan niat mendapatkan jawaban dan penawar bagi masalah yang dirundungnya.
  5. Menaati petunjuknya. Semua orang mendapatkan hidayah petunjuk, tapi yang mau mengikutinya hanyalah sebagian. Merekalah yang mencintai Al-Quran.

Bagaimana jika cinta itu belum hadir dalam hati kita? Minimal ada dua hal:

Hal pertama yang harus dilakukan adalah bertawakal dan meminta kepada Allah Taala. Semoga Allah Taala memberikan kita rezeki berupa mencintai Al-Quran. Hendaknya selalu kita ulang-ulang doa yang diajarkan Rasulullah saw.:

اللهم اجعل الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي

 “Ya Allah, jadikanlah Al-Quran sebagai musim semi hatiku, cahaya dadaku, hilangnya kesedihanku, dan perginya kebingunganku.” [HR. Ahmad].

Setelah itu, hendaknya kita berusaha mengetahui lebih banyak tentang keagungan Al-Quran, dan bagaimana para ulama memuliakan dan mengagungkannya.

Kenapa? Karena tidak mencintai Al-Quran adalah disebabkan ketidaktahuan kita dengan keagungannya. Seperti anak kecil yang tidak mengerti emas, apakah dia memilihnya jika diberikan bersama permen?

Sekarang bagaimana? Apa kamu cinta Al-Quran? Apakah tanda-tanda itu ada pada kamu? (sof1/www.mukjizat.co)

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

About the author

Moh. Sofwan

Add Comment

Click here to post a comment