SEJARAH

Bukti Nabi Adam Pendatang di Bumi

Nabi adam turun dari surga
Kita beriman bahwa Nabi Adam as. turun dari surga.

mukjizat.co – Menurut teori Darwin, Nabi Adam as. adalah keturunan dari manusia sebelumnya yang mengalami proses evolusi selama ribuan tahun di atas bumi. Tapi telah ditemukan sebuah bukti Nabi Adam pendatang di bumi. Sangat mungkin beliau berasal dari sebuah tempat di ruang angkasa.

Universitas Stanford mempublikasikan sebuah penemuan mencengangkan bahwa telah terjadi perubahan genetika dalam tubuh para antariksawan ketika meninggalkan bumi, dan berada dalam waktu cukup lama di luar angkasa.

Ternyata tubuh manusia mampu beradaptasi untuk bisa hidup tidak di atas bumi. Gen yang mengandung seluruh informasi genetik manusia mengubah dirinya dengan cara yang sangat menakjubkan. Bisa beradaptasi dengan sangat mudah dengan kehidupan di luar angkasa.

Ribuan gen berubah dengan sangat cepat saat itu. Tapi anehnya, ketika antariksawan kembali mendarat di atas bumi, semunya kembali normal seperti sedia kala hanya dalam waktu 10 hari di atas bumi.

Profesor Joseph Wu dari fakultas kedokteran Universitas Stanford mengatakan, “Kami baru pertama kali menemukan bahwa gen manusia berubah dengan sangat menakjubkan. Saat ini kami sedang meneliti apa saja yang berubah dalam sel-sel manusia dan jantungnya saat berada di luar angkasa.”

Hal ini ternyata bisa dikembangkan bahwa susunan gen manusia ternyata sudah sejak awal disiapkan untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan ruang angkasa.

Seandainya manusia adalah murni hasil evolusi yang terjadi di atas bumi, bagaimana mungkin bisa beradaptasi dengan kehidupan di luar bumi? Karena manusia belum pernah beranjak meninggalkan bumi sama sekali.

Jadi sangat memungkinkan bahwa Nabi Adam as. bukan berasal dari bumi ini. Beliau pernah hidup di luar atmosfir bumi. Di surga yang entah di mana letaknya, sangat mungkin di luar angkasa sana.

Sebelum menciptakan Nabi Adam as. dengan kondisi gen yang bisa beradaptasi dengan kehidupan di bumi dan di luar bumi. Setelah masa hidupnya berakhir di bumi, seluruh manusia juga akan hidup di tempat lain yang mungkin bukan bumi ini.

Kemampuan adaptasi manusia ini sudah ada sejak sebelum manusia bisa berpikir akan berpetualang di luar angkasa setelah kemajuan ilmu dan teknologi manusia. Kemampuan beradaptasi yang sudah turun-menurun diwariskan dalam gen manusia.

Sangat mungkin penemuan ilmiah ini membantu kita dalam memahami firman Allah Taala:

فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ وَ قُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَ لَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَ مَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

“Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.” [Al-Baqarah: 36]. Itulah satu bukti Nabi Adam pendatang di bumi. (sof1/www.mukjizat.co)

Sumber: Kaheel

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda