KEJIWAAN

Kenapa Takdir Rahasia

kenapa takdir rahasia?
Allah Mahabijaksana, pasti besar hikmah di balik rahasianya takdir.

mukjizat.co – Orang sering bertanya-tanya, kenapa takdir rahasia. Kenapa ajal dan rezeki sekilas terlihat sebagai sesuatu yang tidak diketahui. Padahal sebenarnya, kedua hal itu telah ditentukan di balik tirai pelindung dalam buku qadha dan qadar Allah Taala yang ada sejak zaman azali.

Ajal setiap makhluk hidup akan menjemputnya tepat waktu, tidak lebih awal dan juga tidak terlambat. Rezeki setiap makhluk hidup juga telah ditentukan dan disiapkan. Semua itu telah tercatat di buku qadha dan qadar Allah Taala.

Ada banyak sekali dalil yang menguatkan pernyataan di atas.

Sebatang pohon ketika mati meninggalkan biji-biji benihnya. Benih itu adalah laksana ruh yang akan melanjutkan tugas berikutnya. Hal itu tidak akan terjadi dan terlaksana tanpa ada undang-undang bijaksana yang dimiliki oleh Allah Taala.

Seorang ibu dapat menyusui anak bayinya. Susu itu keluar dari payudaranya dalam keadaan yang bersih dan murni. Keluarnya susu itu adalah dari antara darah dan kotoran, tapi hal itu tidak mencermari kemurnian susu itu. Dia tetap bersih dan suci.

Hal ini adalah sebuah bantahan yang sangat kuat bagi mereka yang mengatakan bahwa semua ini terjadi dengan tanpa kesengajaan. Selain sebagai dalil bahwa semua ini terjadi karena diatur oleh sebuah undang-undang penuh rasa kasih sayang yang berasal dari Allah Taala. Kita dapat menqiyaskan dua contoh ini kepada semua jenis makhluk hidup.

Kenapa takdir rahasia? Pada hakikatnya, ajal sudah ditentukan kapan dan durasinya, demikian juga rezeki dan ukurannya. Keduanya termasuk yang telah ditulis dalam daftar hal-hal yang telah ditentukan itu. Akan tetapi keduanya terlihat seperti tersembunyi di balik tirai alam ghaib; tergantung pada benang-benang yang tidak dapat diketahui dan tidak dapat dilihat.

Keduanya juga benar-benar tampak seperti belum ditentukan, seperti hanya dikendalikan oleh ketidak-sengajaan saja. Semua itu adalah demi hikmah yang sangat penting dan kadang tidak diketahui oleh banyak orang.

Karena jika saja ajal manusia itu dapat diketahui seperti mengetahui kapan tenggelamnya matahari, maka tentu saja manusia akan menghabiskan setengah umurnya untuk kelalaian; umur itu akan dibuang sia-sia; dan dia juga tidak akan berjuang keras mengejar kebahagiaan akhirat.

Sedangkan setengah umurnya yang kedua akan dihabiskannya dengan perasaan gelisah dan ketakutan. Setiap hari dijalaninya seakan sedang pelan-pelan berjalan menuju tiang gantungan. Tentu saja rasa sakit akan datangnya kematian menjadi ratusan kali lebih besar lagi.

Demi hikmah yang sangat besar inilah Allah Taala tetap menyembunyikan hal itu di balik keghaiban. Hingga ajal dunia yang merupakan hari kiamat juga disembunyikan Allah Taala sebagai tanda kasih sayang dan belas kasihan-Nya. Itulah kenapa takdir rahasia.

Kemudian, rezeki adalah perbendaharaan yang paling banyak mengandung kenikmatan setelah perbendaharaan kehidupan. Rezeki adalah sumber paling kaya yang mendorong manusia untuk bersyukur dan memuji. Selain itu, rezeki adalah perbendaharaan yang paling banyak mengumpulkan berbagai jenis ibadah, doa, dan pengharapan. Maka Allah Taala menampakkannya dalam bentuk yang masih belum diketahui, kemudian juga membuatnya seperti dikendalikan oleh ketidaksengajaan.

Hal itu dilakukan adalah dengan tujuan agar pintu untuk mencari rezeki dengan memanjatkan doa kepada Allah Taala setiap saat tidak ditutup. Juga agar tidak tertutup pintu untuk kembali dan memohon kepada Allah Taala yang disertai dengan syukur dan pujian kepadaNya.

Karena jika rezeki itu sudah ditentukan seperti terbit dan tenggelamnya matahari, maka semua manfaat dan tujuan adanya rezeki itu berubah sama sekali. Pintu-pintu untuk berdoa, menunduk dan memohon yang sangat dipenuhi dengan kesyukuran, dan keridhaan juga akan terhampat. Dan yang lebih besar lagi, juga akan tertutup pintu-pintu untuk beribadah dengan penuh kekhusyukan dan pengharapan. Itulah alasan kenapa takdir rahasia. (sof1/www.mukjizat.co).

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda