KISAHKU

Ibnu Katsir dan Tafsirnya

tafsir ibnu katsir
Karya besar ulama besar.

mukjizat.co – Di kalangan umat Islam terpelajar, siapa yang tidak kenal dengan Ibnu Katsir dan tafsirnya? Beliau adalah Ismail bin Amr Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi Imaduddin Abu Al-Fida Al-Hafizh Al-Muhaddits Asy-Syafi’i.

Dilahirkan pada 705 H. dan wafat pada 774 H., sesudah  menempuh kehidupan panjang yang sarat dengan keilmuan. Ibnu Katsir seorang pakar fikih yang mumpuni, ahli hadits yang cerdas, sejarawan ulung dan mufassir unggulan.

Menurut Ibnu Hajar, Ibnu Katsir seorang ahli hadits yang juga ahli fikih. Karya-karyanya tersebar luas di berbagai negeri semasa hidupnya dan bermanfaat bagi orang banyak setelah wafatnya.

Karya-karyanya

Ibnu Katsir dan tafsirnya sudah sangat dikenal sangat luas. Tapi beliau masih memiliki karya-karya lainnya, di antaranya:

  • Al-Bidayah wa An-Nihayah, dalam bidang sejarah. Kitab ini termasuk referensi terpenting bagi sejarawan.
  • Al-Kawakib Ad-Darari, dalam bidang sejarah, semacam ringkasan dari Al-Bidayah wa An-Nihayah.
  • Tafsir Al-Qur’an;
  • Al-Ijtihad wa Thalab Al-Jihad.
  • Jami’ Al-Masanid;
  • As-Sunnah Al-Hadi li Aqwami Sunan.
  • Al-Wadih An-Nafis fi Manaqib Al-Imam Muhammad bin Idris.

Tafsirnya

Tentang Ibnu Katsir dan tafsirnya, Syaikh Rasyid Ridha berkomentar, “Tafsir ini merupakan tafsir paling masyhur yang memberikan perhatian besar terhadap riwayat-riwayat dari para mufassir salaf, dan menjelaskan makna-makna ayat dan hukumnya.

Uniknya, beliau menjauhi pembahasan masalah i’rab dan cabang-cabang balaghah yang pada umumnya dibicarakan secara panjang lebar oleh kebanyakan mufassir.

Lalu juga menghindar dari pembicaraan yang melebar pada ilmu-ilmu lain yang tidak diperlukan dalam memahami Al-Qur’an secara umum atau hukum dan nasehat-nasehatnya secara khusus.”

Di antara ciri khas Ibnu Katsir dan tafsirnya adalah perhatiannya yang besar kepada masalah tafsir Al-Qur’an bi Al-Qur’an (menafsirkan ayat dengan ayat). Sepanjang pengetahuan kami, tafsir ini merupakan tafsir yang paling banyak memuat atau memaparkan ayat-ayat yang bersesuaian maknanya.

Lalu diikuti dengan penafsiran ayat dengan hadits-hadits marfu’ (disabdakan Rasulullah saw.) yang relevan dengan ayat yang sedang ditafsirkan, menjelaskan apa yang menjadi dalil dari ayat tersebut. Selanjutnya diikuti dengan atsar para sahabat, pendapat tabi’in dan ulama salaf sesudahnya.

Keistimewaan lain dari Ibnu Katsir dan tafsirnya ini, daya kritisnya yang tinggi terhadap cerita-cerita israiliyat (riwayat-riwayat sejarah yang disampaikan oleh para sahabat yang berasal dari Bani Israil) yang banyak tersebar dalam kitab-kitab tafsir bil-ma’tsur baik secara global maupun mendetail.

Namun alangkah akan lebih baik lagi andaikata ia menyelidikinya secara tuntas, atau bahkan tidak memuatnya sama sekali jika tidak untuk keperluan filterisasi dan penelitian. Demikianlah sekilas Ibnu Katsir dan tafsirnya. (sof1/www.mukjizat.co).

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda