TUNTUNAN

Ketika Corona Bertasbih

Ketika corona bertasbih
Ketika corona bertasbih

mukjizat.co – Ketika corona bertasbih. Segala usaha hendaknya kita lakukan untuk melindungi diri kita dari bahaya virus Corona. Bukan hanya usaha empiris, tapi juga usaha yang bersifat syar’i. Harus ada keseimbangan antara keduanya.

Iman dan keyakinan kita jangan membuat kita hanya bisa berdoa dan tawakal saja. Sebaliknya, kecerdasan kita jangan membuat kita merasa tidak membutuhkan pertolongan Allah Taala sehingga tidak berdoa dan memohon.

Usaha empiris bisa berupa menjaga kebersihan, jauh dari kerumunan, lebih membudayakan hidup sehat, dan sebagainya. Adapun yang bersifat syar’i adalah segala semua yang bersifat iman dan ibadah kepada Allah Taala.

Imam Syafi’i mengatakan, “Tidak ada yang lebih bermanfaat kita lakukan saat penyakit mewabah selain bertasbih kepada Allah Taala.”

Banyak sekali redaksi tasbih. Tapi yang paling cocok dengan kesulitan adalah tasbih yang dibaca oleh Nabi Yunus as. saat berada dalam perut ikan.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” [Al-Anbiya: 87].

Para ulama menafsirkan bagaimana hubungan antara ibadah bertasbih kepada Allah Taala dan penjagaan diri dari bahaya wabah. Bahwa seluruh makhluk yang ada di langit dan bumi, termasuk di dalamnya virus, adalah makhluk Allah Taala yang selalu bertasbih.

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لَا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ

“Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” [Al-Isra: 44].

Kita diminta meletakkan diri kita bersama seluruh makhluk Allah Taala. Sehingga diri kita tidak terpisah dari aktivitas seluruh makhluk tersebut. Karena kalau terpisah, kita akan berada dalam bahaya. Kita mengupayakan diri kita sama posisinya dengan mereka.

Ketika seirama, pergerakan makhluk Allah Taala akan harmonis, dan tidak ada yang keluar dan terlempar dari garis edar alam. Bersikap beda dengan makhluk-makhluk yang lain akan menyebabkan terlempar dari orbit kehidupan. Mungkin bisa diumpamakan dengan benda langit yang terbakar karena lepas dari orbit. Ketika corona bertasbih.

Baca juga:

Selain itu, bertasbih juga membersamakan kita dengan para malaikat Allah Taala yang juga selalu bertasbih. “Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”
Ketika corona bertasbih. [Al-Anbiya: 20]. (abdulazizabdurrauf/sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

About the author

Moh. Sofwan

Add Comment

Click here to post a comment