KEBERKAHAN

Metode Terbaik Menghafal Al-Quran Menurut Gurunda Tahfizh

Metode Terbaik Menghafal Al Quran Menurut Gurunda Tahfizh
Metode Terbaik Menghafal Al Quran Menurut Gurunda Tahfizh

mukjizat.co – Ada macam-macam metode menghafal Al-Quran. Para pemula sering menanyakan tentang rumus atau cara cepat menghafal yang terbaik. Tapi semuanya tidak memberikan jaminan seseorang berhasil hafal. Lalu metode mana sebenarnya yang terbaik?

Hal ini perlu ditanyakan karena banyaknya orang yang mengeluhkan sulitnya hafal Al-Quran. “Sulit hafalnya; mudah lupanya”, “Berhasil menghafal yang baru, yang lama pun terbang menghilang”. Ungkapan-ungkapan seperti itu yang sering muncul dari orang yang sedang berjuang menghafal.

Menghafal Al-Quran sebenarnya bukan sekedar untuk mengingat-ingatnya. Diingat, dihafal kemudian terlupakan. Menghafal Al-Quran hakikatnya adalah bagaimana kita berinteraksi sebanyak-banyaknya dengan ayat-ayat Al-Quran.

Demikian kata KH. Abdul Aziz Abdur Rauf, Lc. Al-Hafizh, pemimpin Rumah Quran Nusantara (RQN), dalam sebuah arahan Mukhayam Al-Quran, di Bogor, beberapa waktu yang lalu.

Lalu bagaimana dengan banyaknya metode menghafal Al-Quran, manakah metode yang paling baik? Beliau menjelaskan, “Semua metode tersebut hakikatnya hanya sebuah proses. Metode terbaik untuk menghafal adalah metode yang membuat seseorang nyaman dan betah berlama-lama dengan Al-Quran.”

Banyak Membaca Al-Quran

Masih menurut beliau, sebanyak apapun jenis metode menghafal yang diikuti seseorang, selama metode itu tidak melahirkan kebetahan dan kenyamanan berinteraksi dengan Al-Quran, maka tujuan menghafal Al-Quran tidak akan pernah tercapai.

“Metode terbaik dalam menghafal Al-Quran adalah membaca Al-Quran sebanyak-banyaknya,” demikian kata beliau. “Ratusaan kali harus dibaca. Agar sampai pada tingkat hafal dengan kategori menyatunya ayat-ayat Al-Quran dalam lidah kita. Minimal harus membacanya sebanyak 300 kali,” jelasnya.

Makna di balik jumlah ini adalah bahwa menghafal Al-Quran itu adalah jangan pernah berhenti membaca Al-Quran. Tapi baca terus, terus, dan terus lagi, hingga akhir hidup kita. Harus ada kesabaran luar biasa dalam menjalani sebuah proses.

Namun demikian, tidak ada yang sulit dalam menghafal Al-Quran karena Allah Taala sendiri sudah menjanjikan bahwa Al-Quran itu mudah. Sebagaimana tertuang sebanyak 3 kali dalam surat Al-Qamar dengan redaksi yang sama persis.

Lalu, mengapa kemudian banyak yang merasa sulit untuk menghafal Al-Quran? Kesulitan itu muncul hakikatnya disebabkan kurangnya kesabaran dalam menjalani proses berinteraksi dengan Al-Quran. Maka solusinya adalah bersabar, perkuat kesabaran dan tetap bersabar selama menjalani proses.

Jika Al-Fatihah saja bisa meluncur dari lisan kita, menyatu dalam lidah kita, maka surat-surat lain dalam Al-Quran pun punya potensi yang sama seperti Al-Fatihah. Wallahu A’lam. (sof1/ummu rochimah/abdul aziz abdur rauf/www.mukjizat.co).

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

About the author

Moh. Sofwan

Add Comment

Click here to post a comment