IBADAH

7 Hal di Balik Penamaan Padang Arafah

mukjizat.co – Haji adalah Arafah. Semua perhatian jamaah haji terfokus pada manasik yang akan dilaksanakan di sebuah dataran panas bernama Padang Arafah. Di sanalah akan dilaksanakan bagian terpenting dalam manasik haji, yaitu ibadah wukuf, pada tanggal 9 Zulhijjah.

Padang ini awalnya sangat gersang. Namun ada usaha penghijauan sehingga kini banyak ditanam pepohonan yang sudah cukup tinggi dan rimbun. Tempat ini sangat terkenal karena bisa menampung jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia, di tempat dan waktu yang sama, dalam ibadah wujuf.

Adapun nama Arafah untuk padang ini, para ulama menyebutkan beberapa latar belakang. Minimal ada tujuh hal yang melatarbelakangi penamaan ini.

Pertama, karena Adam as. dan Hawa dipertemukan kembali di tempat ini saat mereka berdua berpisah karena dikeluarkan dari surga. Mereka kembali saling mengenal (ta’aruf) di sini.

Kedua, malaikat Jibril as. mengajak jalan-jalan Nabi Ibrahim as. mengeliling tempat-tempat pelaksanakan ibadah haji. Setiap tempat malaikat Jibril as. bertanya, “Sudah tahu kan (a’arafta)?”

Ketiga, banyak sekali jamaah haji akan berkumpul di tempat ini. Tentu mereka tidak saling mengenal karena berasal dari negeri-negeri yang berbeda. Mereka pun akan saling mengenal (ta’aruf) karena bertemu di tempat ini.

Keempat, disebut Arafah karena tempat manasik terjauh yang akan didatangi para jamaah haji. Bahkan Arafah adalah satu-satunya tempat yang berada di luar Tanah Suci Mekah.

Kelima, karena jamaah haji akan berdoa dan meminta ampun kepada Allah Taala saat melaksanakan ibadah wujuf. Mereka akan mengakui (I’tiraf) dosa-dosa mereka.

Keenam, kata Arafah berasal dari kata ‘arf (wewangian). Tempat ini tetap harum, walaupun di dekatnya adalah tempat penyembelihan binatang qurban dari para jamaah haji yang berjumlah sangat banyak.

Ketujuh, kata Arafah adalah nama awal untuk padang ini, jadi tidak disangkutpautkan dengan latar belakang peristiwa tertentu. (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.