IBADAH

Kenapa Berangkat Haji Tidak Bikin Melarat?

mukjizat.co – Haji adalah perjalanan ibadah. Kewajiban ibadah ini disesuaikan dengan kemampuan seseorang. Kemampuan yang sering terbayang dalam benak kita adalah kemampuan finansial.

Allah Taala berfirman, “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.” [Ali Imran: 97].

Berbekal yang cukup adalah demi kesempurnaan dalam menghambakan diri kepada Allah swt. Karena kalau tidak, seseorang akan merendahkan diri dan meminta-minta kepada orang lain.

Hendaknya tidak ragu-ragu dalam mengeluarkan ongkos haji. Karena Allah swt. akan membalasnya dengan berlipat ganda. Rasulullah saw. bersabda, “Ongkos naik haji seperti ongkos berjihad di jalan Allah Taala. Akan dibalas 700 kali lipat.” [Ahmad].

Semua uang yang dikeluarkan bahkan akan diganti oleh Allah Taala. Rasulullah saw. bersabda, “Orang-orang yang naik haji dan umrah adalah tetamu Allah Taala. Allah Taala akan memberi apa yang mereka minta, mengabulkan doa-doa mereka, mengganti ongkos yanga mereka keluarkan, melipatkan satu Dinar menjadi satu juta Dinar.” [Al-Fakihani].

Ada juga janji Allah Taala yang disampaikan Rasulullah saw, “Orang yang naik haji sama sekali tidak akan jatuh miskin.” [Ath-Thabrani dan Al-Bazzar]. (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.