SOSIAL

Seperti Ini Rincian Pengadilan Akhirat

Seperti Ini Rincian Pengadilan Akhirat

mukjizat.co – Hari akhirat adalah hari yang penuh dengan peristiwa dahsyat. Hari yang sepenuhnya berbeda dengan hari-hari dunia. Tidak ada lagi yang bisa disembunyikan manusia. Semua manusia dikumpulkan. Kedahsyatannya berhasil membuat anak-anak beruban.

Di antara peristiwa dahsyat itu adalah pengadilan akhirat. Bagaimana dikatakan dahsyat? Karena yang hadir dalam persidangan itu sangat berbeda dengan pengadilan dunia.

Hakimnya Allah Taala

Allah Taala yang Maha Agung, yang Maha Mengetahui, yang Maha Melihat segala sesuatu menjadi hakim yang mengadili setiap manusia dengan penuh rahmat dan keadilan.

“Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu.” [Yunus: 93].

Allah Taala mengadili dengan penuh keadilan “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” [Az-Zalzalah: 7-8].

Tidak ada yang terzalimi, kafir sekalipun. Karena Allah Taala Maha Kuat, tidak perlu melakukan kezaliman. Kezaliman hanya dilakukan oleh yang lemah, “Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.” [Al-Kahfi: 49]. “Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini.” [Ghafir: 17].

Tidak akan terjadi nepotisme dalam pengadilan “Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.” [Al-Mukminun: 101].

Tidak ada yang bisa menggugat putusan dari Allah Taala, “Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya.” [Ar-Ra’du: 41].

Siapa Saksinya?

Saksi pertama, Allah Taala, “Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.” [Al-Hajj: 17].

Saksi kedua, para nabi, “(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia.” [An-Nahl: 89].

Saksi ketiga, sebagian umat Islam, “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia.” [Al-Baqarah: 143].

Saksi keempat, anggota tubuh, “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” [Yasin: 65].

“Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.

Dan mereka berkata kepada kulit mereka: Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” [Fushilat: 20-21].

Saksi kelima, para malaikat, “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” [Qaaf: 18].

Saksi keenam, buka catatan amal perbuatan, “Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun”. [Al-Kahfi: 49].

Saksi ketujuh, bumi tempat hidup manusia, “Pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.” [Az-Zalzalah: 4-5].

Pengadilan yang Cepat

Pengadilan akhirat tidak seperti di dunia yang bertele-tele dan memakan waktu lama. Di antara sifat Allah Taala adalah cepat dalam mengadili.

Ali bin Abi Talib ra. mengatakan, “Sesungguhnya Allah Taala mengadili seluruh hamba-Nya seukuran waktu orang memerang susu kambing.”

Kenapa bisa secepat? Karena Allah Taala Maha Mengetahui segal sesuatu, Maha Melihat segala sesuatu. Sangat mudah bagi-Nya untuk mengeluarkan putusan yang adil.

Ayat-ayat tentang pengadilan akhirat di atas, dan masih banyak ayat dan hadits lainnya, hendaknya membuat kita takut. Sehingga tidak melakukan apapun yang bisa merugikan kita di akhirat sana. Tidak ada yang bisa bersembunyi dalam pengadilan itu. (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

About the author

Moh. Sofwan

Add Comment

Click here to post a comment