TADABUR

Tadabur: Ketika Harta Berubah Seterika

mukjizat.co – Dalam harta juga ada kewajiban yang harus ditunaikan seorang Muslim. Karena ketundukannya kepada Allah Taala harus meliputi semuanya. Bukan hanya ibadah dengan fisik saja, tapi juga dengan materi yang dimiliki.

Karena bersifat perintah, maka tentunya ada orang yang melaksanakan, ada juga yang mendurhakai-Nya. Orang yang durhaka merasa berat menunaikan kewajiban dalam harta mereka. Rasa memiliki yang sangat kuat membuat mereka tidak bisa melepaskan harta tersebut.

Ternyata sikap seperti ini akan menjadi malapetaka di akhirat. Allah Taala berfirman:

يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ

“Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” [At-Taubah: 35].

Harta yang erat dipegang itu akan berubah menjadi siksaan yang membakar tubuh mereka. Tapi ayat ini menyebutkan secara khusus bagian tubuh yang akan dibakar dengan harga yang mereka simpan itu. Yaitu dahi, lambung (badan bagian samping), dan punggung.

Ada ulama tafsir menjelaskan kenapa bagian-bagian tubuh itu secara khusus disebutkan. Saat didatangi pengemis atau orang yang membutuhkan, penolakan mereka yang pertama dilakukan dengan memalingkan wajah (tempat adanya dahi). Pada permintaan kedua, menolaknya dengan memalingkan tubuhnya bagian samping. Terakhir, ketika masih meminta, mereka membalikkan tubuh sehingga yang terlihat adalah punggung mereka.

Ada juga ulama yang memahami bahwa siksaan seperti itu adalah jenis yang sama dengan perbuatan durhaka mereka. Saat menolak perintah Allah, niatan mereka adalah agar bisa mendapatkan kenikmatan dari harta itu. Tapi ternyata harta itu juga yang akhirnya menjadi sumber penderitaan mereka di akhirat. Sehingga dikatakan, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang.” (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.