Al-Quran BAHASA

Rehat: Beginilah Untungnya Hafal dan Paham Al-Quran

ulama

mukjizat.co – Ada seorang penyair mendatangi raja yang pemurah dan senang dengan syair-syair yang menarik. Setelah mendengarkan syair indah dari tamunya, raja menawarkan hadiah, “Syairmu bagus. Sebutkan hadiah yang kau inginkan.”

Penyair pun senang dengan tawaran hadiah yang terbuka ini. “Benarkah engkau akan memberikan apa yang kuinginkan?” tanyanya memastikan.

Sang raja pun mengangguk tanda mengiyakan. “Aku menginginkan uang Dinar sesuai dengan angka yang tersebut dalam ayat Al-Quran yang akan kubacakan,” demikian permintaan penyair yang terkesan cukup unik.

Mulailah penyair membaca ayat-ayat Al-Quran. Ayat pertama yang dibacanya adalah firman Allah Taala, “Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” [An-Nahl: 22]. Maka raja pun memberinya 1 Dinar.

Lalu penyair membaca ayat berikutnya, “ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua.” [At-Taubah: 40]. Raja memberinya 2 Dinar.

Ternyata penyair masih membacakan ayat lagi, “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga.” [Al-Maidah: 73]. 3 Dinar pun harus dikeluarkan raja.

Belum habis, penyair kembali membacakan ayat, “(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cingcanglah semuanya olehmu.” [Al-Baqarah: 260]. Raja harus mengeluarkan hadiahnya lagi, tapi hal itu tidak membuatnya sedih karena keunikan sang penyair.

Ternyata masih banyak ayat yang ada dalam hafalan penyair. Berurutan angka yang disebutkan dalamm ayat-ayat Al-Quran hingga angka 12, dan setiap itu dia mendapatkan uang Dinar sesuai angka yang disebutkan.

Dia mendapatkan 5 dan 6 Dinar setelah membaca ayat, “Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya.” [Al-Mujadilah: 7].

Mendapatkan 7 Dinar setelah ayat, “Allah-lah yang menciptakan tujuh langit.” [At-Thalaq: 12].

Mendapat 8 Dinar setelah ayat, “Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.” [Al-Haaqqah: 17].

Mendapat 9 Dinar setelah ayat “Dan adalah di kota itu, sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.” [An-Naml: 48].

Mendapat 10 Dinar setelah ayat, “Itulah sepuluh (hari) yang sempurna.” [Al-Baqarah: 196].

Mendapat 11 Dinar setelah ayat,  “Sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang.” [Yusuf: 4].

Mendapat 12 Dinar setelah ayat, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan.” [At-Taubah: 36].

Saat itulah raja akhirnya menyetop penyair membacakan ayat. Dia memanggil pengawalnya, “Berikan dia dua kali lipat dari keseluruhan uang Dinar yang telah didapatkannya, lalu suruh dia pergi.” Penyair keheranan dengan keputusan raja yang tiba-tiba itu.

Akhirnya raja menjelaskan, “Aku khawatir engkau akan membacakan ayat, “Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.” [Ash-Shafat: 147], maka aku harus memberimu 100 ribu Dinar. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.