SEJARAH

Umat Islam Tak Pernah Ingin Kuasai Tanah Suci Kristen

Lalu siapakah yang menguasai dan menghancurkannya?

mukjizat.co – Sejarah mencatat pernah terjadi perang hebat karena agama, namanya juga menggunakan simbol agama. Perang Salib. Serangan-serangan militer yang berasal dari Eropa ke negeri-negeri Islam (1096-1291 M), dengan dalih membebaskan tanah suci dari tangan umat Islam.

Diimbuhi kata Salib karena para prajurit menggunakan pakaian bergambar Salib. Mobilisasi pertama terjadi pada bulan November 1095 oleh Paus Urbanus II. Lalu terjadi 7 kali serangan yang bermotif-motif lain yang berbeda dengan motif pertama.

Mobilisasi besar-beran berhasil karena disebutkan bertujuan membebaskan kota Al-Quds dari tangan umat Islam. Apalagi setelah dihancurkan “Gereja Makam Suci”. Benarkah umat Islam menghancurkan geraja tersebut?

Silvana George Atallah mengatakan, “Gereja Makam Suci di kota Al-Quds adalah kiblatnya umat Kristen seluruh dunia. Dibangun Kaisar Constantine abad IV. Tetap berdiri selama 300 tahun, kemudian dihancurkan oleh orang-orang Persia pada tahun 614 M. Umat Kristiani ditindas dan harta mereka dirampas.

Ketika umat Islam menguasai kota Al-Quds pada tahun 637 M. Umat Islam, di bawah pimpinan Umar bin Khattab ra., memelihara gereja tersebut, membebaskan umat Kristiani menjalankan ibadah mereka.

Bahkan Umar ra. tidak mau shalat di dalam gereja, khawatir umat Islam berikutnya akan mengklaim memiliki tempat tersebut. Pada tahun 1009 M, penguasa Bani Fathimiyah dikisahkan menghancurkan gereja ini. Bani Fathimiyah adalah penguasa Syiah, pendukung Persia.” Jadi sejarah terulang kembali, orang-orang Persialah yang menghancurkan gereja tersebut. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.